Korban Kebakaran Muara Bengkal Ulu Kutim Terima Bantuan Rp171 Juta hingga Logistik Lengkap
Miftah Aulia Anggraini August 26, 2026 04:09 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Satu paket bantuan logistik lengkap hingga kucuran dana tunai senilai Rp171 juta disalurkan untuk meringankan beban korban kebakaran di Desa Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur.

Penyerahan bantuan ini mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, mulai dari pangan, perlengkapan hunian sementara, peralatan sekolah, hingga perlindungan khusus bagi kelompok rentan seperti balita dan lansia.

Daftar logistik pangan yang didistribusikan meliputi 21 karung beras kemasan 5 kilogram, 21 dus mi instan, 21 liter minyak goreng, 21 kg gula pasir, 21 kaleng sarden, serta puluhan kotak teh dan kopi bubuk.

Sementara untuk kelompok rentan, Dinas Sosial (Dinsos) Kutim menyiapkan susu balita dan lansia, bubur bayi, popok, serta makanan ringan guna memastikan gizi warga terdampak tetap terjaga di masa darurat.

Baca juga: Forsolid NTT Kutai Timur Galang Dana untuk Korban Gempa Flores

Tak hanya urusan perut, sektor pendidikan anak-anak korban bencana turut menjadi prioritas.

Pemerintah daerah menyalurkan perlengkapan sekolah berupa seragam SD, SMP, SMA, pakaian Pramuka, tujuh paket tas, dan tujuh pasang sepatu. 

Bantuan perlengkapan hunian sementara juga diberikan dalam bentuk 18 lembar terpal, 18 matras, 18 bantal, 18 set peralatan dapur, hingga pakaian dasar seperti sarung, selimut, dan handuk.

"Bantuan ini disesuaikan dengan SOP dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai Permensos Nomor 9 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar pada SPM Bidang Sosial," kata Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujita, Rabu (26/8/2026).

Baca juga: Akses Sulit, Ibu Hamil Berisiko Tinggi di Daerah Terpencil Kutai Timur Diminta Mengungsi

Selain pasokan barang dari Dinsos Kutim, dukungan finansial dalam jumlah signifikan juga datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur. 

BAZNAS menyalurkan bantuan berupa uang tunai secara simbolis sebesar Rp171 juta yang diperuntukkan bagi masa pemulihan para korban.

Ernata hadir langsung mewakili Bupati Kutai Timur untuk menyerahkan paket bantuan darurat ini sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah kabupaten terhadap musibah yang menimpa warga setempat.

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat pemerintah daerah kepada masyarakat yang terkena musibah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," bebernya.

Baca juga: Karhutla di Kutai Timur Capai 57,4 Hektare: Titik Api Melandai, BPBD Soroti Ulah Oknum

Peristiwa kebakaran itu sendiri melalap pemukiman warga di Jalan Abol Hasan RT 04, Desa Muara Bengkal Ulu pada Minggu (16/8/2026) sekira pukul 03.00 Wita.

Berdasarkan hasil asesmen lapangan oleh tim Dinsos Kutim, kobaran api diduga kuat terpicu akibat korsleting listrik.

Dampak amukan si jago merah tersebut mencatat sebanyak 18 kepala keluarga (KK) atau total 46 jiwa menjadi korban. 

Dari deretan korban tersebut, sebanyak 4 KK atau 13 jiwa dikategorikan sebagai warga yang terdampak langsung serta kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta bendanya.

"Kami berharap masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara bertahap. Pemerintah akan terus hadir dan berkoordinasi untuk membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.