Mahasiswa Magang Penerima Sleman Pintar Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
Yoseph Hary W August 27, 2026 12:05 AM

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memperkuat komitmen penanggulangan kemiskinan melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), dan KADIN.

Langkah nyata ini diwujudkan dengan memberikan perlindungan jaminan sosial bagi mahasiswa magang penerima beasiswa Sleman Pintar yang diluncurkan di Auditorium Kampus UTY, Rabu (26/8/2026). 

Bupati Harda Kiswaya mengatakan, perlindungan pekerja menjadi salah satu penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.

Rasa aman

Menurut dia, kesejahteraan tak hanya soal besaran pendapatan, akan tetapi juga menyangkut rasa aman, perlindungan, serta kemampuan seseorang untuk menjaga keberlangsungan kehidupan keluarganya ketika menghadapi risiko sosial dan ekonomi.

"Kehadiran jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi bentuk nyata dari rasa tepo seliro dan kepedulian kita terhadap keberlangsungan kehidupan pekerja dan keluarganya," kata Harda. 

Pemkab Sleman, dalam kesempatan tersebut, juga mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan dan seluruh pihak yang menjadi mitra pemerintah dalam perluasan perlindungan jaminan sosial. Kolaborasi dan sinergi serta peran aktif semua pihak dinilai sebagai pondasi utama dalam mewujudkan Sleman yang maju, adil, makmur, lestari dan berkeadaban. 

Penyerahan simbolis

Dalam kesempatan itu, Harda Kiswaya menyerahkan secara simbolis perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan mahasiswa magang Sleman Pintar. Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, yang juga selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman juga turut memaparkan Program Beasiswa Sleman Pintar sebagai upaya memutus rantai kemiskinan.   

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan DIY, Rudi Susanto mengatakan pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini selaras dengan misi yang dimiliki yaitu meningkatkan kesejahteraan pekerja untuk semua jenis dan bentuk pekerjaan. Dengan adanya perlindungan terhadap risiko yang mungkin terjadi selama bekerja, keberlangsungan kesejahteraan pekerja dan keluarganya dapat lebih terjaga.

"Melalui program Sleman Pintar diharapkan anak-anak itu nantinya bisa mendapat pekerjaan di sektor formal dengan penghasilan yang layak. Oleh karena itu, selain perlu meraih nilai kuliah yang baik, mereka juga perlu memiliki pengalaman kerja dan memahami budaya industri,"kata Rudi.(*) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.