TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, mendesak Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI untuk segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset.
Desakan tersebut disuarakan Botok menjelang puncak aksi unjuk rasa yang bakal digelar oleh massa AMPB pada Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, momentum pengesahan RUU Perampasan Aset ini sangat tepat dituntaskan pada bulan Agustus sebagai kado bersejarah bagi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
"Saya harapkan Presiden, DPR RI segeralah mengesahkan RUU Perampasan Aset koruptor, agar masyarakat bisa tenang, kondusif, dan menjadi kado lah ya di ulang tahun Indonesia yang ke-81. Ini kan bulan Agustus ya, di hari kemerdekaan," tegas Botok di depan DPR RI, Rabu (26/8/2026).
Botok menilai, kepastian hukum terkait perampasan aset para pelaku tindak pidana korupsi merupakan kunci utama untuk menciptakan suasana ketertiban dan keadilan yang didambakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Oleh karena itu, AMPB meminta pihak legislatif maupun eksekutif tidak menunda-nunda lagi proses pengesahan payung hukum tersebut di momen peringatan kemerdekaan tahun ini.
Menanggapi penjelasan Komisi III DPR RI yang menyebutkan bahwa RUU Perampasan Aset ditargetkan untuk disahkan pada bulan Desember mendatang, Botok menyampaikan kekecewaannya.
Menurutnya, janji tersebut kurang memuaskan bagi masyarakat.
Ia mendesak agar RUU Perampasan Aset dapat disahkan lebih cepat dari target Desember. Selain itu, pihak AMPB menuntut adanya kejelasan hitam di atas putih.
"Ya kurang memuaskan. Kalau misalnya itu disahkan sebelum bulan Desember, kita meminta surat pernyataan tertulis dan nanti poin-poinnya harus kita sepakati," ungkap Botok.
Botok menekankan kesepakatan tersebut wajib dituangkan secara formal melalui dokumen tertulis yang disusun dan disepakati bersama dalam pertemuan langsung, bukan hanya sebatas klaim atau pernyataan lisan semata.
"(Harus) secara tertulis. Bukan hanya keterangan di media," kata Botok.
Baca juga: Cek Fakta: Benarkah Massa dari Sumatera Bergerak ke Jakarta Jelang Demo DPR? Ini Kata Polisi
Baca juga: Gurun Arisastra Dukung Aksi Masyarakat Pati di DPR: Negara Wajib Beri Perlindungan
Baca juga: RUMOR Transfer Persib-Persija: Ramon Tanque Diincar Persebaya, Dani Gomez Dibidik Macan Kemayoran