TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Momen langka terjadi di tengah kemeriahan Konser Amal bersama NDX AKA di Alun-alun Kabupaten Klaten, Rabu (26/8/2026) malam.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo secara langsung melelang sepatu edisi khusus Hari Jadi ke-222 Klaten hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten dengan produsen sepatu lokal, Aerostreet.
Tak sekadar menjadi barang koleksi, sepatu tersebut dilelang untuk turut mendukung kegiatan amal yang digelar Pemkab Klaten.
Proses lelang yang sebelumnya telah dibuka Hamenang melalui akun Instagram pribadinya @hamenang pada Selasa (25/8/2026), akhirnya mencapai puncaknya di hadapan ribuan penonton konser.
Sebelumnya, penawaran tertinggi berada di angka Rp 5.678.910 atas nama akun @fikkyarifardianta.
Namun, Hamenang belum menutup sesi lelang tersebut.
Kesempatan terakhir diberikan secara langsung di atas panggung Konser Amal di Alun-alun Klaten.
Setelah sempat tertahan, akhirnya sepatu edisi terbatas tersebut berhasil terjual dengan harga Rp 12.345.000.
Pemenangnya adalah Sigit, salah satu pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Klaten.
Usai memastikan proses lelang berakhir, Hamenang kemudian menyerahkan langsung sepatu tersebut kepada Sigit di atas panggung dan disaksikan ribuan penonton.
Momen penyerahan itu pun menjadi salah satu bagian menarik dalam konser amal yang menghadirkan NDX AKA sebagai penampil utama tersebut.
Baca juga: Konser Amal Pray for NTT di Klaten, Musik NDX AKA Jadi Ajang Galang Solidaritas
Hanya Dibuat Dua Pasang
Sepatu yang dilelang tersebut memiliki nilai eksklusivitas tersendiri.
Sepatu edisi 222 Kabupaten Klaten hasil kolaborasi dengan Aerostreet itu disebut hanya diproduksi sebanyak dua pasang.
Satu pasang dilelang untuk kegiatan amal, sedangkan satu pasang lainnya menjadi koleksi pribadi Bupati Hamenang.
Sebelum diperkenalkan kepada publik, Hamenang juga sempat membagikan proses unboxing sepatu tersebut melalui media sosial pribadinya.
Secara desain, sneaker tersebut mengusung warna dasar putih dengan aksen merah, kuning, dan hijau pada bagian samping.
Warna merah juga terlihat pada bagian collar dan insole sepatu.
Sementara pada bagian lidah sepatu, terdapat logo resmi Hari Jadi ke-222 Klaten.
Kemasan sepatu juga dibuat khusus. Pembeli mendapatkan boks berwarna merah dengan identitas Hari Jadi ke-222 Klaten, tote bag merah, serta merchandise berupa stiker edisi terbatas bertuliskan "Klaten Keren".
Identitas Kabupaten Klaten juga diperkuat melalui tulisan "Sahita Hamemayu Raharja" yang tercetak pada sepatu maupun kemasannya.
Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mengangkat karya produk lokal dan memperkenalkan identitas Klaten melalui produk kreatif.
Pada akhirnya, sepatu yang hanya dibuat dua pasang itu bukan sekadar menjadi barang koleksi.
Satu pasang berhasil berpindah tangan melalui lelang dengan nilai Rp 12.345.000, sementara hasil lelang turut menjadi bagian dari semangat kemanusiaan dalam Konser Amal yang digelar untuk membantu korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). (*)