Laporan Wartawan TribunMadura.com, Anggit Puji Widodo
TRIBUNMADURA.COM, JOMBANG - Di balik ramainya Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, ada aktivitas yang tak kalah sibuk sejak pagi, Kamis (27/8/2026).
Di dapur umum Muktamar, ratusan karung beras hingga daging sapi disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi panitia lokal dan sejumlah delegasi, selama pelaksanaan Muktamar 27-31 Agustus 2026.
Dapur yang berada di Madrasah Mu'allimin Mu'allimat Bahrul Ulum Jombang itu beroperasi dua kali sehari.
Memasak dimulai sekitar pukul 06.00 WIB untuk kebutuhan makan siang, kemudian kembali memasak sejak pukul 13.00 WIB untuk menyiapkan makan malam.
Penanggung Jawab (PJ) Dapur Umum Muktamar NU ke-35, Ica Ula'ul Muhinah, mengatakan, persediaan bahan makanan di dapur saat ini cukup melimpah.
Berbagai kebutuhan, mulai dari beras, sayuran, daging, air minum kemasan hingga perlengkapan pengemasan tersedia di lokasi.
Pantauan Tribun Madura Network di lokasi, ratusan karung beras dengan ukuran 10 kilogram dan 25 kilogram tampak tersusun di area dapur.
Selain itu, tersedia pula berbagai jenis sayuran, daging, air minum kemasan, serta wadah makanan berwarna cokelat untuk kebutuhan distribusi.
"Untuk stok bahan makanan akan ada terus dan dipastikan cukup sampai akhir Muktamar. Bantuan bahan makanan juga terkadang datang dari berbagai pihak, salah satunya dari IKABU (Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum) Malang," kata Ica.
Aktivitas memasak dilakukan dalam dua waktu untuk memenuhi kebutuhan makan siang dan makan malam.
Baca juga: Presiden Prabowo Bakal Hadir, Jadwal Pembukaan Muktamar NU ke-35 di Ponpes Tambakberas Jombang Maju
Untuk menu makan siang, proses memasak dimulai sejak sekitar pukul 06.00 WIB.
Setelah makanan selesai disiapkan dan dikemas, distribusi mulai dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB.
Sementara untuk makan malam, proses memasak sudah dimulai sekitar pukul 13.00 WIB.
Makanan kemudian dikemas dan didistribusikan sekitar pukul 19.00 WIB.
Menu yang disiapkan juga dibuat bervariasi setiap harinya.
Pada Kamis (27/8/2026), misalnya, dapur umum mengolah daging bantuan berupa krengsengan daging dan rendang.
Menu tersebut dilengkapi tumis sayur dan perkedel.
"Menu setiap hari berbeda. Kebetulan kami juga mendapatkan bantuan sapi, sehingga hari ini kami memasak menu daging, ada krengsengan daging, rendang, tumis sayur dan perkedel," ujarnya.
Makanan yang telah selesai dimasak kemudian dikirim kepada panitia lokal Muktamar.
Proses distribusi dilakukan oleh tim logistik menggunakan kendaraan menuju sejumlah pos penjagaan yang ditempati panitia lokal.
Baca juga: Cicit Mbah Kholil Bangkalan Dukung Gus Kikin Jadi Ketum PBNU Jelang Muktamar NU ke-35
Selain panitia lokal, makanan juga disalurkan kepada sejumlah delegasi.
Namun, konsumsi khusus peserta Muktamar atau muktamirin tidak menjadi tanggung jawab dapur umum tersebut karena telah ditangani langsung oleh panitia pusat.
Ica mengatakan, proses distribusi makanan sejauh ini berjalan tanpa kendala berarti.
Pihak dapur telah memiliki daftar penerima makanan, sehingga tim tinggal menyesuaikan jumlah dan tujuan pengiriman.
"Untuk mengirimkan makanan tidak kebingungan karena sudah ada list para panitia lokal yang kami pegang. Jadi tinggal mendistribusikan sesuai daftar," jelasnya.
Operasional dapur umum melibatkan banyak unsur. Selain personel Taruna Siaga Bencana (Tagana), terdapat para ibu dari Muslimat NU, Fatayat NU, hingga relawan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Fatayat.
Baca juga: 100 Kamera Dipasang di Arena Muktamar NU 2026 di Jombang, Semua Dipantau dari Command Center
Dapur umum tersebut mulai beroperasi sejak Rabu (26/8/2026) dan dijadwalkan terus melayani kebutuhan konsumsi hingga 30 Agustus 2026, mengikuti rangkaian pelaksanaan Muktamar NU ke-35 di Tambakberas.
Dengan dukungan bahan pangan dari berbagai pihak serta keterlibatan relawan dalam proses memasak dan distribusi, dapur umum tersebut dipastikan tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi panitia lokal dan penerima makanan lainnya selama Muktamar berlangsung.