Misteri Mayat Membusuk di Kebun Sawit Desa Kace Bangka Belum Terungkap, Polisi Minta Warga Lapor
Ardhina Trisila Sakti August 27, 2026 09:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penemuan mayat tanpa identitas di sebuah kebun sawit di Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka menyita perhatian publik setelah kondisi jenazah ditemukan dalam keadaan membusuk dan menghitam.

​Pihak kepolisian bergerak cepat menangani kasus ini.

Jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menjalani serangkaian pemeriksaan mendalam.

​"Ini kami masih di RS Bhayangkara, besok (Jumat) siang rencananya akan dilakukan autopsi di sini," ujar Kasatreskrim Polres Bangka, AKP Mauldi Waspadani kepada Bangkapos.com, Kamis (27/8/2026) malam.

​Seiring dengan proses penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang melibatkan personel gabungan Polres Bangka dan Polda Babel, kepolisian secara khusus meminta warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, kerabat atau anak untuk segera melapor.

Bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Bangka maupun daerah sekitar yang ingin mengenali ciri-ciri korban atau memverifikasi informasi terkait, diimbau untuk segera mendatangi langsung di RS Bhayangkara Polda Babel.

​"Iya, kami minta seluruh masyarakat yang merasa ada keluarga ataupun kerabat hingga anak yang belum pulang ke rumah segera cek jenazah yang sudah kami bawa ke RS Bhayangkara," tegasnya.

PENEMUAN MAYAT -- Mayat tanpa identitas saat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Babel dari RSUD Depati Bahrin Sungailiat, Kamis (27/8/2026)
PENEMUAN MAYAT -- Mayat tanpa identitas saat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Babel dari RSUD Depati Bahrin Sungailiat, Kamis (27/8/2026) (Bangkapos.com/Adi Saputra)

​Warga Dusun 4, Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang sudah membusuk di kawasan perkebunan kelapa sawit setempat, Kamis (27/8/2026) siang.

Mayat yang ditemukan pertama kali oleh warga, yang mencium bau tidak sedap saat beraktivitas di sekitar lokasi dan warga melaporkannya ke pihak Kepolisian.

​Berdasarkan keterangan ​Kapolsek Mendo Barat Iptu Wendy mengatakan jasad tersebut diduga kuat adalah seorang perempuan berusia sekitar 50 tahun. Namun, karena kondisi tubuh yang sudah menghitam dan mengalami pembengkakan parah, proses identifikasi awal di lapangan mengalami kendala.

​"Dugaan sementara jasad berjenis kelamin perempuan, namun karena kondisinya sudah membusuk dan menghitam. Kami belum bisa memastikan secara pasti, apakah pembengkakan pada bagian dada karena anatomi tubuh perempuan atau efek pembusukan," bebernya.

​Ia menambahkan, diperkirakan jasad sudah meninggal dunia selama kurang lebih satu minggu sebelum akhirnya ditemukan warga.

​Terkait penyebab kematian maupun adanya dugaan tindak kekerasan pada tubuh korban, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis secara resmi. 

Kondisi fisik yang rusak akibat proses pembusukan alami dan kemungkinan, gigitan hewan membuat petugas belum bisa mengambil kesimpulan awal di TKP.

​"Untuk dugaan adanya kekerasan belum bisa kita pastikan, karena jasad perkiraan sudah seminggu di lokasi. Kondisi wajah dan tubuhnya sudah tidak jelas, apakah ada bekas gigitan binatang atau luka kekerasan. Karena itu, jasad langsung kami evakuasi ke RSUD untuk menjalani visum dan autopsi," terangnya.

​Di sekitar TKP, petugas juga menemukan beberapa helai pakaian yang diduga kuat merupakan milik korban.

Hingga saat ini, belum ada pihak keluarga yang datang melapor atau mengenali identitas korban.

Polsek Mendo Barat mengimbau seluruh masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, diperkirakan perempuan berusia sekitar 50 tahun agar segera menghubungi pihak kepolisian atau datang langsung ke RSUD setempat.

"Kasus penemuan mayat ini kini dalam penanganan intensif Satreskrim Polsek Mendo Barat dan Polres Bangka, kami minta masyarakat yang merasa kehilangan keluarga untuk segera mengecek jenazah ke RSUD," imbaunya.

(Bangkapos.com/Adi Saputra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.