NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Ratusan warga di Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menyerbu Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Natuna, Kamis (27/8/2026).
Sejumlah kebutuhan pokok dalam kegiatan tersebut dijual dengan harga lebih terjangkau, dibandingkan harga di pasaran.
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Desa Tapau itu dihadiri langsung Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie bersama unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, personel Polres Natuna, Bhabinkamtibmas serta masyarakat.
Berbagai kebutuhan pokok disiapkan dalam kegiatan itu.
Mulai dari beras SPHP, minyak goreng kemasan, gula, tepung hingga telur.
Beras SPHP dijual seharga Rp11.600 per kilogram, minyak goreng Rp32.000 per dua liter, gula Rp16.000 per kilogram, tepung Rp10.000 per kilogram, dan telur Rp51.000 per papan.
Antusiasme warga pun terlihat dari banyaknya bahan pangan yang terjual selama kegiatan berlangsung.
Para ibu-ibu rumah tangga tampak rela antre menunggu giliran untuk belanja.
Sebanyak 200 karung beras SPHP ukuran 5 kilogram ludes terjual.
Tak hanya beras, gula dan tepung masing-masing sebanyak 150 kemasan juga habis diborong masyarakat.
Sementara minyak goreng terjual sebanyak 150 kemasan dan telur sebanyak 149 papan.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi upaya untuk menjaga stabilitas harga pangan di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
"Selain membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran, serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat," katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
"Melalui interaksi langsung dalam kegiatan sosial kali ini, Polres Natuna berharap manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat serta meningkatkan dukungan terhadap program ketahanan pangan," pungkasnya.
(Tribunbatam.id/birrifikrudin)