Lakukan Pembakaran di Area Gerbang DPR hingga Blokir Jalan, Polisi Tembak Water Cannon ke Arah Massa
Aditya Wisnu Wardana August 27, 2026 09:42 PM


– Massa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, dilaporkan sempat memanas pada Kamis (27/8/2026) petang.

Massa aksi yang sebelumnya menyampaikan aspirasi secara damai, tiba-tiba melakukan tindakan anarkis dengan memblokir jalan dan diduga melakukan aksi bakar-bakar di sekitar gerbang parlemen.

Melihat situasi semakin genting, aparat kepolisian kemudian mengambil langkah tegas dengan menembakkan water cannon ke arah kerumunan.

Dari video yang diterima Tribunnews, terdengar jelas imbauan polisi agar massa segera meninggalkan lokasi. Namun, arahan tersebut justru disambut sorakan oleh demonstran yang berada di luar gerbang.

Sembari menembakkan water cannon, aparat perlahan membuka gerbang Gedung DPR RI.

Polisi yang berjaga kemudian maju untuk mendesak massa bubar. Keluarnya aparat juga diiringi dengan mobil pengurai massa RAISA milik Polri, yang disiapkan untuk mengendalikan kerumunan.

Pantauan di lokasi menunjukkan sampah botol air mineral berserakan di depan gerbang.

Dinding gerbang Parlemen juga dipenuhi mural dan coretan yang dibuat oleh demonstran. Situasi ini menambah kesan memanas yang terjadi menjelang malam.

Selain itu, kepulan asap dari pembakaran gerbang sempat terlihat membumbung tinggi, membuat suasana di sekitar Senayan tampak semakin kacau.

Polisi terus berupaya mengendalikan massa dengan pendekatan persuasif, namun tetap menyiagakan personel untuk mengantisipasi eskalasi lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, sebelumnya menegaskan bahwa pengamanan aksi di DPR melibatkan lebih dari 4.000 personel.

Seluruh aparat diarahkan untuk mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan humanis. Namun, ketika massa mulai melakukan tindakan di luar kendali, maka langkah represif terpaksa dilakukan demi menjaga keamanan publik.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Firman Darmansyah, menambahkan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional. Petugas disiagakan di sejumlah titik untuk mengarahkan pengguna jalan apabila terjadi pengalihan arus akibat kericuhan.

Hingga Kamis malam, polisi terpantau masih melakukan penjagaan di sekitar Gedung DPR RI.

Massa yang sempat bertahan di depan gerbang perlahan mulai mundur setelah aparat melakukan penyemprotan water cannon dan pengerahan mobil RAISA.

Kondisi lalu lintas di kawasan Senayan berangsur normal, meski sisa-sisa kericuhan masih terlihat di sekitar lokasi.

Program: Live Tribunnews Update
Host: Putri Dwi Arrini
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.