3 Bocah Tenggelam di Sungai Batang Nareh Padang Pariaman: 1 Selamat, 1 Meninggal dan 1 Masih Hilang
Rezi Azwar August 27, 2026 10:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Sebanyak tiga anak dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat mandi-mandi di Sungai Batang Nareh, Korong Lembak Pasang, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (27/8/2026).

Dalam kejadian tersebut, satu anak berhasil diselamatkan, satu lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan satu korban hingga Kamis sore masih dalam pencarian tim SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang, Abdul Malik, melalui keterangan resminya menyebutkan, informasi kejadian diterima pihaknya pada Kamis sekitar pukul 15.43 WIB.

"Telah terjadi kondisi membahayakan manusia, tiga orang tenggelam saat mandi-mandi di Sungai Batang Nareh," demikian keterangan Abdul Malik.

Baca juga: Terungkap! Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembuangan Janin Bayi di Guguak Limapuluh Kota

Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

PENCARIAN ANAK HANYUT- Petugas BPBD Padang Pariaman membantu pencarian anak hanyut saat mandi-mandi di Sungai Batang Nareh, Korong Lembak Pasang, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (27/8/2026).
PENCARIAN ANAK HANYUT- Petugas BPBD Padang Pariaman membantu pencarian anak hanyut saat mandi-mandi di Sungai Batang Nareh, Korong Lembak Pasang, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (27/8/2026). (Dokumentasi/BPBD Padang Pariaman)

Ketiga korban diketahui masih berusia sekitar 10 tahun dan merupakan warga Korong Lembak Pasang, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau.

Korban pertama bernama Nesa, seorang anak perempuan. Ia berhasil diselamatkan dan dinyatakan dalam kondisi selamat.

Korban kedua bernama Fikri, anak laki-laki berusia sekitar 10 tahun. Fikri ditemukan oleh tim atau warga sekitar pukul 16.07 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara korban ketiga bernama Zahra, anak perempuan yang hingga laporan tersebut dibuat masih dalam pencarian.

Baca juga: Diduga Peras SPBU di Sijunjung, 4 Pria Mengaku Wartawan Asal Riau Diamankan Polisi

Terseret Arus Saat Mandi

Berdasarkan laporan awal Kantor SAR Padang, kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu, ketiga korban bersama sejumlah teman sedang mandi-mandi di Sungai Batang Nareh.

Namun, mereka kemudian terseret arus hingga tenggelam.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan. 

Dari tiga anak yang tenggelam, satu orang berhasil diselamatkan, sementara satu korban lainnya ditemukan meninggal dunia.

"Adapun satu korban masih belum ditemukan sehingga operasi pencarian dan pertolongan dilanjutkan oleh tim SAR," kata Abdul Malik.

Tim SAR Dikerahkan ke Lokasi

Abdul Malik mengatakan, Unit Siaga SAR Agam langsung mengerahkan personel menuju lokasi kejadian setelah menerima informasi.

Sebanyak enam rescuer Unit Siaga SAR Agam bersama dua potensi SAR diberangkatkan sekitar pukul 16.00 WIB menuju lokasi.

Jarak darat dari Unit Siaga SAR Agam menuju lokasi kejadian diperkirakan sekitar 36,5 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 44 menit.

Dalam operasi tersebut, tim membawa sejumlah peralatan, di antaranya rescue truck, perahu karet atau LCR beserta motor tempel, peralatan SAR air, peralatan medis, peralatan komunikasi serta perlengkapan pendukung lainnya.

Operasi SAR difokuskan untuk mencari korban Zahra yang hingga Kamis sore belum ditemukan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.