SURYA.CO.ID, GRESIK – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) beserta bantuan pangan beras resmi digelontorkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bagi warga di Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Kamis (27/8/2026) pukul 09.00 WIB.
Langkah ini diambil alih langsung oleh alumnus Unair itu untuk memastikan seluruh dana serta komoditas pangan pemerintah terdistribusi secara tepat sasaran.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah di wilayah perbatasan itu juga menjadi ruang interaksi langsung dalam menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat lokal.
Baca juga: 62 Desa Gresik Terancam Kekurangan Air, Krisis Air Mengancam Gresik
Pendopo Kecamatan Wringinanom terletak sekitar 40 kilometer di sebelah selatan pusat Kota Gresik serta berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Sidoarjo.
Berada di kawasan terluar, Bupati Fandi Akhmad Yani mengimbau warga setempat agar tak sungkan menyampaikan keluhan maupun aspirasi lingkungan.
Suntikan dana tunai itu diberikan kepada kelompok masyarakat yang memenuhi kriteria, seperti buruh pabrik rokok, petani tembakau, penyandang disabilitas, hingga lansia.
Tiap penerima manfaat mendapatkan hak BLT sebesar Rp 300 ribu per bulan untuk alokasi tiga bulan sekaligus dengan total nominal Rp 900 ribu.
"Semoga dengan adanya bantuan ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Selain bantuan tunai, masyarakat juga mendapatkan bantuan pangan berupa beras dari Bulog," ucap Gus Yani yang hadir mengenakan batik merah dan peci hitam.
Baca juga: Ratusan Warga Dukun Gresik Senyum Lebar, Bupati Gus Yani Cairkan BLT DBHCHT dan Beras Gratis 30 Kg
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, dr Ummi Khoiroh, menegaskan pihaknya bekerja sama dengan PT Pos Indonesia agar mekanisme penyaluran berjalan tertib.
Layanan antar langsung juga disiapkan oleh PT Pos Indonesia bagi penerima manfaat dengan kondisi khusus yang tidak dapat hadir ke lokasi.
"Sementara itu, bantuan pangan dari Bulog diberikan untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan atau sebanyak 30 kilogram selama periode itu. Khusus di Kecamatan Wringinanom, bantuan pangan itu disalurkan kepada 9.239 penerima," tukasnya.
Program bantuan pangan Bulog di seluruh Kabupaten Gresik ini menyasar total 156.121 penerima dengan alokasi mencapai 4.683 ton beras.