Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Suasana penuh kehangatan dan toleransi mewarnai perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SMK Negeri 3 Palu, Jl Tanjung Santigi, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Jumat (28/8/2026) pagi.
Di halaman sekolah, ratusan siswa-siswi muslim tampak duduk bersila di atas tikar saat mengikuti jalannya peringatan Maulid Nabi.
Hiasan pohon maulid khas perayaan di Sulawesi Tengah turut dipersiapkan.
Peringatan maulid kali ini diisi dengan ceramah yang dibawakan oleh Ustaz Rifai.
Namun ada pemandangan unik dan menyejukkan hati dalam kegiatan ini.
Di saat siswa muslim melaksanakan peringatan Maulid Nabi di halaman sekolah, siswa non-muslim (Kristen) juga menggelar kegiatan pembinaan dan siraman kerohanian secara bersamaan di gedung aula sekolah.
Kepala SMKN 3 Palu, Hamka, menyampaikan bahwa pihak sekolah senantiasa memberikan ruang dan dukungan penuh agar seluruh siswa dari pelbagai latar belakang agama dapat menjalankan kegiatan keagamaannya masing-masing secara berdampingan.
Hamka menjelaskan, kegiatan kerohanian bagi siswa non-muslim juga difasilitasi penuh di ruangan khusus agar nilai-nilai keagamaan seluruh murid tetap terwadahi.
Baca juga: LMND Sulteng Desak Gubernur Turun Tangan Tangani Dugaan TPPO Warga Moutong
"Bagi siswa yang beragama Kristen, mereka juga melakukan kegiatan pembinaan kerohanian di aula sekolah. Begitu juga dengan siswa dari agama lainnya, didampingi guru agama masing-masing di kelas. Jadi semua berjalan bersamaan," terangnya.
Menurut Hamka, langkah ini merupakan bentuk komitmen SMKN 3 Palu dalam mendukung program Gubernur Sulawesi Tengah, khususnya program Sulteng Berani Cerdas serta penanaman karakter keagamaan bagi para siswa.
"Kami sangat mendukung program Bapak Gubernur Sulawesi Tengah, salah satunya melalui program 'Berani Mengaji' dan pembentukan karakter religius siswa, seperti salat berjemaah dan kegiatan kerohanian rutin," ungkapnya.(*)