Selain Umrah-Haji, Saudia Travel Fair Kenalkan Destinasi Wisata di Arab Saudi
GH News August 28, 2026 03:08 PM
Jakarta -

Arab Saudi merupakan top of mind bagi warga Indonesia, karena sebagai tujuan Umrah dan Haji. Tapi kini Arab Saudi tak hanya destinasi umrah dan haji saja.

Melalui agenda Saudia Travel Fair 2026 digelar di Atrium Senayan City, Jakarta, pada 27-30 Agustus 2026. Saudi Airlines mencoba untuk menawarkan perjalanan ke berbagai destinasi di Arab Saudi dan sejumlah negara lain.

Terdapat berbagai travel agent yang menawarkan berbagai promo dan paket wisata dengan ketentuan masing-masingnya.

Mengusung tema 'Elevate Every Journey with Saudia', Saudia Travel Fair 2026 tak hanya menawarkan tiket pesawat. Pameran ini juga menyediakan layanan pengajuan visa turis Arab Saudi melalui booth Tasheer, paket umrah dan haji, asuransi perjalanan syariah, serta sejumlah program transaksi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI).

Selama pameran, pengunjung dapat memperoleh promo hingga 40% melalui agen perjalanan yang berpartisipasi. Untuk penerbangan pulang-pergi dari Jakarta, tiket kelas ekonomi ditawarkan mulai Rp 7,6 jutaan ke Milan dan Jenewa, Rp 9,6 jutaan ke Paris, Rp 11,3 jutaan ke London, serta Rp 15,8 jutaan ke New York.

Dan untuk kelas bisnis, harga tiket pulang-pergi dari Jakarta dibanderol mulai Rp 34,5 jutaan ke Istanbul dan Barcelona, Rp 36,4 jutaan ke Wina, Rp 41,8 jutaan ke Kairo, hingga Rp 48 jutaan ke Toronto. Promo tersebut berlaku untuk pemesanan selama Saudi Travel Fair 2026 pada 27-30 Agustus 2026, dengan periode perjalanan 1 Januari hingga 27 Agustus 2027.

Potensi Perkembangan Pariwisata Arab Saudi

Saat detikTravel berkunjung ke sana, Kamis (27/8/2026) di hari pertama pameran ini situasi sudah cukup ramai oleh pengunjung. Dan yang pasti menarik dari pameran ini, salah satunya adalah destinasi-destinasi wisata yang ada di Arab Saudi.

Saudia Travel Fair 2026 di Senayan CityIvan Efendi dari VENTOUR. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Berbincang dengan salah satu travel agent, disebutkan kini potensi wisata di Arab Saudi itu tengah bergerak cepat. Terlebih negara tersebut memiliki visi di 2030 untuk mengakhiri ketergantungan pendapatannya dari industri minyak.

"Selain Umrah sekarang banyak sekali destinasi-destinasi baru. Karena di 2030 Saudi punya wacana bahkan menjadi negara yang berpenghasilan bukan hanya dari minyak saja, tapi dari apa namanya, pariwisata," ucap Tim Produk dari VENTOUR, Ivan Efendi, kepada detikTravel.

Dan perkembangan teknologi saat ini juga membantu untuk lebih mudah mencari informasi-informasi terkait destinasi wisata di Arab Saudi. Ivan mencontohkan beberapa destinasi yang biasa pihaknya tawarkan kepada pelanggan seperti Riyadh, Taif, Al Balad, Al Ula hingga Old City.

Sehingga kemungkinan wisata Arab Saudi bisa diakses tanpa harus masuk ke paket Umrah atau Haji. Menurutnya potensi itu sangat bisa tercapai mengingat konektivitas yang kini semakin mudah.

"Munculnya Riyadh Air juga menjadi salah satu bahan di mana dia benar-benar membantu bagaimana supaya Saudi ini bisa mencapai visinya di 2030. Jadi pasti akan membesar, 2030 ke atas Saudi tidak hanya akan dikenal berkaitan dengan umrahnya saja," jelas Ivan.

Kemudian, tak lupa pihaknya juga menawarkan potongan menarik selama gelaran Saudia Travel Fair 2026 ini dilaksanakan. "Untuk Saudi Travel Fair 2026 atau di event kali ini harga kita yang paling best offer di tanggal 10 September itu dari Rp 45,9 juta, kita jual di Rp 39,9 juta," katanya.

Untuk lebih lengkap dan bisa mendapatkan promo menarik lainnya, traveler gas langsung ke Saudia Travel Fair 2026 di Atrium Senayan City dari 27-30 Agustus 2026.

Muhammad Lugas Pribady
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.