Laporan Wartawan TribubAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di RT 02/RW 01 Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Jumat (28/8/2026).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.40 WIT. Lokasi kejadian berada tidak jauh dari Kantor Negeri Batu Merah dan di belakang Puskesmas Rijali.
Kobaran api sontak membuat warga sekitar panik.
Baca juga: Enam Rumah di Batu Merah Ludes Terbakar, Gubernur Maluku Turun Langsung Salurkan Bantuan
Baca juga: Ping Pong Goes to School Resmi Diluncurkan di SR Malteng, Bupati: Akan Ada Masohi Ping Pong Center
Warga kemudian bahu-membahu berupaya memadamkan api secara manual sebelum dibantu mobil pemadam kebakaran dan BPBD Pemerintah Kota Ambon.
Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah sekitar satu jam proses pemadaman.
Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, kerumunan warga masih memadati lokasi kebakaran.
Sekitar pukul 15.50 WIT, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena meninjau lokasi kebakaran.
Usai peninjauan, bantuan diserahkan secara simbolis kepada warga terdampak.
Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, Wendy Pelupessy, mengatakan kebakaran tersebut menghanguskan enam rumah warga dan sejumlah indekost.
Sebanyak 76 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut, dengan 64 di antaranya merupakan penghuni indekost.
Pemerintah kemudian bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Wendy mengatakan, prosedur tanggap darurat yang diberikan berupa bantuan logistik, perlengkapan, dan kebutuhan pangan.
Bantuan pangan berupa makanan siap saji diberikan selama tiga hari, sedangkan masa tanggap darurat berlangsung selama 14 hari atau dua pekan. Sementara bantuan logistik berupa matras dan selimut.
Selain itu, terdapat tambahan bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Maluku.
"Kita sudah salurkan bantuan, makanan siap saji dan logistik, nanti kita lihat jika bisa dibangun dapur umum, akan kita bangun," ujarnya kepada awak media, Jumat sore.
Wendy menjelaskan, para korban saat ini masih dalam penanganan pemerintah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Namun, empat warga mengalami luka ringan dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis.
Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran belum dapat ditaksir.
Saat ini, lokasi kebakaran telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penanganan lebih lanjut. (*)