TRIBUNJAMBI.COM - PT Berkat Sawit Utama (PT BSU) bersama dengan tim peneliti Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Andalas, melaksanakan Survei Keanekaragaman Hayati selama 6 hari, pada 27 Juli – 01 Agustus di areal konservasi PT. BSU. Kegiatan ini merupakan upaya memperkuat pengelolaan area konservasi serta memperbarui basis data (database) keanekaragaman hayati di wilayah operasional perusahaan melalui metode ilmiah.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program Forum Perlindungan Lanskap – Platform Kolaborasi Meranti-Harapan (PKMH), yang berfokus pada penguatan kolaborasi antar perusahaan dalam pengelolaan dan upaya konservasi lanskap secara berkelanjutan untuk mendukung perlindungan di lanskap Meranti-Harapan (Perlindungan Hutan Hujan Dataran Rendah – DAS Meranti).
Survei ini dilaksanakan oleh tim internal PT. BSU yang bekerja sama dengan tim peneliti dari Universitas Negeri Padang (UNP) yang diketuai oleh Dr. Reki Kardiman, Ph.D, menggunakan perpaduan metode inventarisasi dan plotting untuk mendata dan mendokumentasikan kekayaan jenis flora dan fauna yang ada pada areal konservasi PT. BSU.
Melalui kegiatan ini, tim survei melakukan identifikasi berbagai jenis tumbuhan dan satwa liar, pengamatan kondisi habitat, serta pengumpulan data vegetasi pada beberapa lokasi pengamatan yang mewakili karakteristik area konservasi PT BSU. Data yang diperoleh diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi keanekaragaman hayati dan kualitas ekosistem di areal konservasi perusahaan.
Survei keanekaragaman hayati ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi biodiversitas dan kualitas ekosistem sebagai dasar penyusunan rekomendasi pengelolaan area di PT. BSU.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, PT BSU menyelenggarakan Closing Meeting bersama tim peneliti untuk memaparkan hasil sementara survei sekaligus memberikan pelatihan mengenai High Conservation Value (HCV) dan area Bernilai Konservasi Tinggi (KNKT) kepada jajaran manajemen dan tim operasional perusahaan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman seluruh unit kerja mengenai pentingnya perlindungan keanekaragaman hayati dalam mendukung praktik perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Melalui kerjasama ini, PT Berkat Sawit Utama menegaskan komitmennya dalam mendukung pengelolaan area konservasi yang berbasis data ilmiah, memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati, serta mengimplementasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek pengelolaan perusahaan.