TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Persiga Trenggalek bakal menghadapi lawan berat pada babak 32 besar Piala Soeratin U-17.
Skuad Gajah Putih harus bertandang ke tuan rumah Persida Sidoarjo. Yaitu akan bermain di Stadion Jenggolo, Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (30/8/2026) mendatang.
Kendati sebagai tim tamu, Persiga Trenggalek tidak gentar. Manager Persiga Trenggalek, Agung Wahyu Liyono, menegaskan timnya optimistis menatap laga sistem gugur tersebut.
"Insyaallah kita optimis dari semangatnya anak-anak," terang Agung Wahyu Liyono kepada TribunMataraman.com, Jum'at (28/8/2026).
Baca juga: Hadapi Perspa Pacitan di Piala Soeratin, Persiga Trenggalek Fokus Benahi Penyelesaian Akhir
Ia mengaku, optimisme itu dibangun setelah Persiga melakukan evaluasi terhadap sejumlah kekurangan selama babak penyisihan.
Agung mengatakan, sesi latihan difokuskan untuk memperbaiki kelemahan yang masih terlihat dari penampilan sebelumnya.
"Untuk latihan hari ini anak-anak kita beri materi latihan yang menjadi kekurangan ketika babak penyisihan kemarin. Ada beberapa kekurangan terus kita perbaiki," bebernya.
Menurut Agung, para pemain juga mampu mencerna materi latihan yang diberikan tim pelatih.
Ia berharap perbaikan tersebut dapat memberikan dampak positif ketika Persiga menjalani pertandingan 32 besar.
"Alhamdulillah anak-anak sudah bisa mencerna dari materi-materi latihan itu. Mudah-mudahan besok waktu 32 besar kita meraih hasil yang positif," ungkapnya.
Persiga memang harus kehilangan satu pemain akibat akumulasi kartu kuning.
Pemain tersebut yakni Doni yang terkena akumulasi setelah mengantongi dua kartu kuning pada pertandingan sebelumnya.
Namun, kabar baik datang dari kondisi pemain yang mengalami cedera.
Agung memastikan seluruh pemain yang sebelumnya cedera siap tampil menghadapi Persida Sidoarjo.
"Kalau pemain yang akumulasi itu ada satu pemain. Itu Doni kalau tidak salah karena akumulasi kemarin kena dua kartu kuning itu. Kalau pemain yang cedera alhamdulillah semua siap tampil untuk hari Minggu," jelasnya.
Untuk menghadapi laga penting tersebut, seluruh pemain Persiga akan dibawa menuju Sidoarjo.
Rombongan dijadwalkan berangkat pada Sabtu siang (29/8/2026), sehari sebelum pertandingan.
"Semua pemain kita berangkatkan untuk menghadapi 32 besar," imbuhnya.
Persiga juga berencana memanfaatkan kesempatan untuk mencoba kondisi Stadion Jenggolo apabila mendapatkan izin melakukan sesi latihan di lapangan pertandingan.
"Kalau memang hari Minggu kita diberi kesempatan untuk sesi latihan mencoba lapangan, mungkin akan kita manfaatkan itu," tuturnya.
Agung menyadari pertandingan babak 32 besar memiliki arti penting bagi perjalanan Persiga di Piala Soeratin U-17.
Karena itu, ia memberikan motivasi kepada para pemain agar tampil maksimal dan berjuang meraih kemenangan meski harus menghadapi tuan rumah.
"Untuk anak-anak saya beri motivasi bahwa ini pertandingan yang sangat penting. Kita sudah lolos dari putaran penyisihan dan kita berharap anak-anak bisa meraih hasil maksimal dan bisa meraih kemenangan besok di Sidoarjo," tutupnya.
(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)