Sosok Kiai Zulfa Mustofa Siap Maju Calon Ketum PBNU, Dikenal Pengkaji Kitab dan Sastra Arab
Arie Noer Rachmawati August 29, 2026 01:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - KH Zulfa Mustofa, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021–2026, menyatakan kesiapannya untuk maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Muktamar ke-35 NU sendiri tengah berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Agenda permusyawaratan tertinggi NU tersebut dimulai sejak 27 Agustus 2026.

Keputusan Zulfa untuk maju tidak muncul begitu saja.

Sebelum muktamar digelar, ia mengaku telah melakukan safari organisasi dan bertemu dengan jajaran PWNU maupun PCNU di berbagai daerah.

Dari rangkaian pertemuan tersebut, Zulfa mengaku mendapatkan banyak dukungan dari para pengurus NU di tingkat wilayah dan cabang.

Saat ditanya mengenai peluangnya masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU, Zulfa memberikan jawaban optimistis.

"Insya Allah, insya Allah," ujar Kiai Zulfa saat ditemui wartawan, usai mengikuti Sidang Pleno II Muktamar ke-35 NU, Jumat (28/8/2026) petang.

Baca juga: Ratusan Peserta Muktamar ke-35 NU Kota Batu Berangkat ke Jombang, Wali Kota Nurochman Titip Pesan

Klaim Dapat Dukungan dari Ratusan Utusan

Zulfa mengatakan dirinya telah mengunjungi lebih dari 31 provinsi di Indonesia.

Dalam perjalanan tersebut, ia mengaku bertemu dengan sekitar 450 utusan yang berasal dari PWNU dan PCNU.

Menurutnya, pertemuan dengan para pengurus daerah tersebut menjadi bagian dari upayanya membangun komunikasi dan konsolidasi menjelang pemilihan Ketua Umum PBNU.

Ia pun optimistis namanya akan masuk dalam proses tarsyih atau pengusulan calon Ketua Umum PBNU.

"Saya sudah keliling seluruh Indonesia di 31 provinsi lebih ya, dan bertemu hampir lebih dari 450 utusan (PCNU dan PWNU). Dan secara umum saya yakin mereka, misalnya pada sistem tarsyih mengusulkan nama-nama, saya yakin insya Allah nama saya dimasukkan," ujarnya.

Baca juga: Cerita Hendrayana Naik Motor Tiger dari Jakarta ke Jombang Demi Muktamar ke-35 NU, Cari Berkah

Profil Kiai Zulfa Mustofa

KH Zulfa Mustofa lahir di Jakarta pada 7 Agustus 1977.

Ia merupakan putra KH Muqarrabin dan Nyai Hj Marhumah Latifah.

Sejak kecil, Zulfa tumbuh dalam lingkungan keluarga yang dekat dengan tradisi keislaman.

Ia menempuh pendidikan dasar di SD Al-Jihad Tanjung Priok sebelum melanjutkan pendidikan agama di Pekalongan.

Menimba Ilmu di Pesantren Mathali'ul Falah

Perjalanan pendidikan keagamaannya berlanjut di MTs Salafiyah Simbangkulon dan Pondok Pesantren Mathali'ul Falah, Kajen, Pati.

Di pesantren tersebut, Zulfa belajar kepada sejumlah ulama, termasuk KH MA Sahal Mahfudh dan KH Rifai Nasuha.

Dari lingkungan pesantren inilah kemampuan keilmuan dan pemahamannya terhadap fikih serta tradisi keilmuan Islam berkembang.

Meneruskan Dakwah Sang Ayah

Setelah menyelesaikan pendidikan Madrasah Aliyah pada 1996, Zulfa sempat memiliki rencana melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah.

Namun, rencana tersebut tidak terwujud setelah ayahnya meninggal dunia pada tahun yang sama.

Zulfa kemudian memilih meneruskan aktivitas dakwah sang ayah.

Pada usia 19 tahun, ia mulai mengasuh sejumlah majelis taklim.

Pada 2000, ia mendirikan Majelis Taklim Darul Mustofa sebagai salah satu wadah dakwah dan pendidikan masyarakat.

Baca juga: Banom NU Usul Punya Hak Suara di Muktamar, Gus Nabil: Bisa Jadi Penentu Ketum PBNU

Kiprah Panjang Bersama Nahdlatul Ulama

Keterlibatan Zulfa di Nahdlatul Ulama bukanlah sesuatu yang baru.

Sejak 2010, ia telah aktif dalam struktur PBNU.

Ia pernah dipercaya menjadi Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU, kemudian Katib Syuriyah PBNU, hingga akhirnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PBNU.

Pengalamannya di bidang Bahtsul Masail membuat Zulfa cukup dikenal dalam pembahasan persoalan keagamaan dan hukum Islam.

Dikenal sebagai Pengkaji Kitab dan Sastra Arab

Selain aktif dalam organisasi dan dakwah, Zulfa juga menekuni bidang keilmuan Islam.

Ia dikenal mendalami kitab kuning, fikih, ushul fikih, serta sastra Arab.

Sejumlah karya keislaman juga telah ditulisnya, termasuk karya yang membahas metodologi fatwa dan hukum Islam.

Baca juga: Sosok Gus Yahya yang Kembali Maju Jadi Ketua Umum PBNU: Allahu Robbuna, Niatku Ora Kliru

Mendapat Gelar Doktor Honoris Causa

Pada September 2024, UIN Sunan Ampel Surabaya memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada KH Zulfa Mustofa dalam bidang Ilmu Arudl Kesusastraan Arab.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu pengakuan atas kiprahnya dalam bidang keilmuan, khususnya kajian sastra Arab.

Dalam orasi ilmiahnya, Zulfa membahas hubungan syair Arab dengan pendidikan karakter serta bagaimana bahasa dapat menjadi sarana menyampaikan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat.

Dipercaya Mengawal Persoalan Produk Halal

Kiprah Zulfa tidak hanya berada di lingkungan pesantren dan NU.

Pemerintah juga pernah memberikan kepercayaan kepadanya dalam bidang keagamaan.

Pada 2023, Kementerian Agama menetapkannya sebagai Ketua merangkap anggota Tim Pelaksana Tugas Komite Fatwa Produk Halal.

Tim tersebut memiliki tugas dalam proses penetapan kehalalan produk sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Muncul sebagai Kandidat Ketua Umum PBNU

Menjelang Muktamar Ke-35 NU, nama KH Zulfa Mustofa kembali menjadi perhatian.

Pada Juli 2026, ia menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU apabila memperoleh amanah dan dukungan dari PWNU serta PCNU.

Menurut Zulfa, seorang pemimpin NU tidak cukup hanya memiliki pengetahuan agama.

Pemimpin juga harus mampu memahami persoalan masyarakat dan membaca kebutuhan umat.

Perjalanan dari Pesantren Menuju Panggung Nasional

Perjalanan KH Zulfa Mustofa menunjukkan bagaimana aktivitas pesantren, dakwah, keilmuan, dan organisasi dapat berjalan beriringan.

Dari seorang pengasuh majelis taklim, ia kemudian menapaki berbagai posisi di lingkungan NU hingga dipercaya menjalankan peran di tingkat nasional.

Kini, kiprah dan gagasannya kembali menjadi perhatian seiring munculnya namanya dalam dinamika menuju kepemimpinan PBNU.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.