Muhammadiyah Buka Posko di Muktamar NU, Layani Muktamirin 24 Jam
Titis Jati Permata August 29, 2026 06:32 PM

 

SURYA.co.id, JOMBANG - Bakso hangat dan telur matang dibagikan gratis kepada para muktamirin dan muhibbin di tengah pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Jombang.

Menu tersebut disediakan Muhammadiyah melalui Posko Muhammadiyah yang berada di Jalan KH Wahab Hasbullah, tepat di sebelah utara Lapangan Untung Suropati.

Lapangan Untung Suropati di Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, digunakan sebagai lokasi venue utama pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). 

Lapangan ini berada di sekitar kawasan Kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Bukan hanya makanan, posko tersebut juga menjadi tempat layanan kesehatan, ruang istirahat hingga pengamanan selama rangkaian Muktamar ke-35 NU berlangsung.

Sebanyak 10.000 porsi bakso dan 10.000 butir telur disiapkan untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Koordinator Posko Muhammadiyah, Mustakim, mengatakan keberadaan posko merupakan bentuk dukungan Muhammadiyah terhadap pelaksanaan Muktamar NU di Jombang.

"Salah satu bakti sosial, dimana kami dari Muhammadiyah Jombang mewakili pimpinan wilayah dan pimpinan pusat Muhammadiyah support kegiatan Muktamar NU yang ke-35 di Kabupaten Jombang untuk layanan yang bisa Muhammadiyah berikan," ujar Mustakim saat ditemui SURYA.co.id, di lokasi, Sabtu (29/8/2026).

Bakso dan Telur Dibagikan Ribuan Porsi per Hari

Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, Muhammadiyah menggandeng Lazismu wilayah.

Distribusi makanan dilakukan setiap hari selama Muktamar berlangsung. Jumlah yang dibagikan menyesuaikan banyaknya pengunjung yang datang ke posko.

Koordinator Konsumsi Posko Muhammadiyah, Lulut Istuning Banowati, mengatakan distribusi harian dapat mencapai ribuan porsi.

"Setiap harinya tidak tentu kita sampaikan, ada yang 4.000, ada 3.000 tergantung dari jumlah pengunjung yang datang, utamanya untuk para muktamirin dan muhibin dan sebagian juga dari masyarakat sekitar," jelas Lulut.

Total yang disiapkan selama kegiatan mencapai 10.000 porsi bakso dan 10.000 butir telur.

Konsumsi tersebut dibagikan mulai pagi hingga malam sehingga dapat dinikmati peserta maupun masyarakat yang mengikuti rangkaian Muktamar NU.

Layanan Kesehatan Dibuka 24 Jam

Dukungan Muhammadiyah tidak berhenti pada penyediaan makanan.

Posko juga menghadirkan layanan kesehatan gratis yang melibatkan amal usaha kesehatan dan jejaring rumah sakit Muhammadiyah di Jawa Timur.

Petugas medis disiagakan dalam tiga shift sehingga layanan kesehatan dapat berjalan selama 24 jam.

"Jadi untuk layanan kesehatan itu kita bagi tiga shift, jadi kita buka layanan kesehatan ini 24 jam dari beberapa rumah sakit yang ada di Jawa Timur di jejaring rumah sakit Muhammadiyah," kata Mustakim.

RSU dr. Moedjito Dwidjosiswojo juga mendukung layanan tersebut dengan menyiapkan dua unit ambulans setiap hari.

Ambulans disiagakan untuk membantu apabila terdapat muktamirin atau masyarakat yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Kokam Ikut Jaga Posko

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman, Muhammadiyah juga melibatkan personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam).

Personel Kokam berasal dari sejumlah daerah dan ditempatkan secara bergantian dalam beberapa shift.

"Untuk keamanan kita Alhamdulillah dibantu teman-teman Kokam dari beberapa daerah, jadi kita bagi beberapa shift juga 24 jam juga untuk keamanan," ungkap Mustakim.

Sementara ruangan di rumah warga Muhammadiyah yang dipinjam untuk posko dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat.

Fasilitas tersebut terbuka bagi muktamirin, muhibbin maupun masyarakat yang membutuhkan tempat singgah di tengah padatnya kegiatan Muktamar.

Simbol Persaudaraan Dua Ormas Islam

Posko Muhammadiyah mulai didirikan sejak Rabu (26/8/2026), bertepatan dengan awal rangkaian Muktamar ke-35 NU.

Menurut Mustakim, kehadiran posko tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung selama Muktamar, tetapi juga memperkuat hubungan antara Muhammadiyah dan NU.

"Yang bisa menikmati layanan kami terutama Muktamirin dan Muhibbin, masyarakat luas monggo bisa menghadiri atau bisa menikmati di Posko Muhammadiyah ini," tuturnya.

Ia berharap kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan sosial tersebut dapat terus berlanjut.

"Mari memperkuat dua ormas ini agar apa persaudaraan kita semakin erat," pungkasnya.

Kehadiran Posko Muhammadiyah di tengah Muktamar ke-35 NU pun menjadi gambaran dukungan lintas organisasi melalui aksi sosial yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

Mulai makanan gratis, layanan medis 24 jam, ambulans, tempat istirahat hingga pengamanan disediakan untuk membantu kelancaran hajat besar warga Nahdliyyin di Jombang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.