TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan – 1.200 peserta mengikuti Gowes Kemerdekaan yang digelar Yayasan Berkah Hasanah Sosial (BHS), Minggu (30/8/2026) pagi.
Ribuan pesepeda dari berbagai komunitas berkumpul di Sentra Bangkodir Bangil yang menjadi titik start sekaligus finis.
Para peserta kemudian menyusuri rute yang telah disiapkan panitia di kawasan Bangil hingga Beji.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo hadir dan memberangkatkan langsung rombongan peserta.
Baca juga: Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026 Digelar di Kejayan Pasuruan, Jadi Catatan Baru Otomotif Jatim
Pemberangkatan tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan peserta menikmati rute gowes dan memeriahkan peringatan kemerdekaan.
Ketua Panitia Gowes Kemerdekaan BHS Badrus Salam mengatakan, kegiatan tersebut memang dikemas sebagai ruang berkumpul bagi komunitas-komunitas sepeda.
Menurutnya, momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk mempertemukan para penghobi sepeda dari berbagai komunitas dalam satu kegiatan yang sehat dan menyenangkan.
“Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan, kami berkumpul bersama dan memeriahkan Kemerdekaan,” ujar Sibad, sapaan akrabnya.
Bagi panitia, banyaknya peserta menjadi gambaran bahwa kegiatan bersepeda masih memiliki tempat di tengah masyarakat.
Selain menjaga kebugaran, gowes juga menjadi sarana sederhana untuk bertemu, bersilaturahmi dan membangun kebersamaan.
Rute yang ditempuh peserta mengambil kawasan Bangil-Beji.
Setelah berangkat dari Sentra Bangkodir, peserta menyusuri rute yang telah ditentukan sebelum kembali ke lokasi yang sama sebagai titik finis.
Tidak hanya mengandalkan aktivitas gowes, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah untuk menambah semarak kegiatan.
Sebanyak 10 unit sepeda MTB disediakan bagi peserta, sementara satu unit sepeda listrik menjadi hadiah utama.
Selain itu, terdapat sekitar 120 doorprize yang disiapkan untuk peserta.
Beragam hadiah tersebut menjadi daya tarik tambahan sekaligus bentuk apresiasi panitia kepada masyarakat yang ikut ambil bagian.
Sibad berharap, Gowes Kemerdekaan BHS dapat menjadi agenda yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Kita ingin kegiatan ini bukan hanya sekadar gowes. Yang paling penting masyarakat bisa berkumpul, sehat bersama dan ikut merasakan semangat kemerdekaan,” katanya.
Mas Rusdi, sapaan akrabnya mengatakan, pemerintah akan terus memberi dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang positif.
“Semoga gowes dengan semangat kemerdekaan ini bisa menjadi salah satu kekuatan bersama membangun Pasuruan,” urainya.
Di sisi lain, kata Mas Rusdi, jni juga salah satu cara menghidupkan dan meramaikan aset milik Pemerintah yang selama ini kurang optimal dalam pemanfaatannya.
(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)