Detik-detik Penemuan Jasad Bayi di Conggeang Sumedang yang Diduga Dimakan Anjing
ferri amiril August 30, 2026 01:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com Sumedang, Kiki Andriana


TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Warga di Kampung Sukaluyu, Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, dibuat geger dengan penemuan mayat bayi.

Mayat bayi mungil tak berdosa yang ditemukan warga pada Sabtu (29/8/2026) pukul 19.30 WIB, dalam keadaan tubuh tak utuh. 

Polisi menduga, bayi malang tersebut diduga sempat dimakan anjing. 

Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya, mengatakan, bayi tak berdosa tersebut pertama kali ditemukan dua warga setempat yang tengah berada di sekitar lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Kedua warga tersebut melihat seekor anjing membawa sebuah benda. 

Kemudian, kata Awang, kedua warga tersebut mengejar anjing dan mengambil benda yang dicurigai di halaman rumah kosong milik warga.

Baca juga: Polisi Selidiki Penemuan Jasad Bayi Tanpa Lengan di Conggeang Sumedang

"Ketika diperiksa, mereka mendapati mayat bayi dalam kondisi dua tangan dan kaki kiri bayi tidak ditemukan. Diduga dimakan anjing," kata Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya dikonfirmasi Tribun, Minggu (30/8/2026) pagi. 

Setelah menemukan jasad bayi tersebut, kata Awang, kedua warga tersebut melaporkan ke aparat pemerintah desa, lalu bersama-sama melaporkannya ke Mapolsek Conggeang. 

Menurut Awang, berdasarkan hasil pemeriksaan oleh petugas kesehatan, bayi tersebut diperkirakan masih berumur dua hari. 

"Jasad bayi tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Wirahadikusumah untuk diperiksa lebih lanjut," ucapnya. 

Awang menuturkan, hingga saat ini Polisi sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap orangtua dari bayi mungil tak berdosa itu, termasuk jenis kelamin dan penyebab kematiannya. 

Awang menegaskan, pihaknya juga belum bisa menyimpulkan bayi tersebut diduga hasil dari aborsi yang sengaja dibuang oleh orang tuanya. 

"Masih kita selidiki. Kami juga meminta masyarakat untuk melaporkan jika memiliki informasi yang dapat membantu proses penyelidikan," ucapnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.