Dibu kini menjadi bagian dari The Blues! Chelsea merampungkan perekrutan pemenang Piala Dunia Emiliano Martinez dari Aston Villa saat Xabi Alonso merombak susunan penjaga gawangnya
Agus Firmansyah August 31, 2026 12:37 AM

Dibu kini resmi menjadi pemain The Blues! Chelsea telah menuntaskan transfer penjaga gawang juara Piala Dunia, Emiliano Martinez, dari Aston Villa ketika Xabi Alonso melakukan penataan ulang pada komposisi kiper timnya.

Chelsea mengonfirmasi kedatangan kiper pemenang Piala Dunia, Emiliano Martinez, dari Aston Villa. Penjaga gawang tim nasional Argentina berusia 33 tahun itu bergabung ke Stamford Bridge dengan kontrak dua tahun, disertai opsi perpanjangan untuk satu musim tambahan, sehingga menghadirkan pengalaman level elite ke lini pertahanan The Blues.

Martinez merampungkan kepindahan ke Stamford Bridge

The Blues secara resmi mengamankan jasa penjaga gawang berusia 33 tahun tersebut dengan nilai transfer yang dilaporkan sebesar £7.5m, menurut The Athletic. Martinez telah menandatangani kontrak awal berdurasi dua tahun di Stamford Bridge, yang juga memuat opsi klub untuk memperpanjang masa baktinya hingga musim ketiga.

Transfer ini terwujud dengan cepat setelah rencana kepindahannya ke Juventus gagal terlaksana pada awal Agustus. Setelah kesepakatan itu runtuh, perwakilan sang kiper bergerak proaktif menghubungi klub asal London barat tersebut guna menjembatani tercapainya transfer.

Kedatangannya langsung menghadirkan persaingan level elite di bawah mistar setelah Chelsea membuka musim dengan kemenangan 3-2 atas Fulham pada Senin. Pilihan utama saat ini, Robert Sanchez, membuat dua kesalahan mencolok dalam laga di Craven Cottage tersebut, yang kemudian memicu langkah cepat dari petinggi Chelsea dan Xabi Alonso di bursa transfer.

Martinez lapar akan lebih banyak trofi

Dalam pernyataannya kepada kanal media resmi Chelsea, Martinez mengungkapkan kebanggaan besar setelah menuntaskan transfer ini. Kiper senior tersebut menjelaskan bahwa pindah ke London barat terasa sebagai langkah yang alami dan mudah, baik untuk kariernya maupun keluarganya.

"Saya sangat senang berada di klub sepak bola ini," ujar pemain internasional Argentina itu pada Minggu pagi. "Datang ke Chelsea, bagi saya dan keluarga saya, adalah keputusan yang mudah diambil dan saya benar-benar sangat bahagia - saya tidak sabar untuk segera memulai."

Martinez juga menegaskan hasrat besarnya untuk terus mengumpulkan gelar bergengsi bersama klub barunya. "Saya ingin sukses di sini," tambahnya. "Saya adalah seseorang yang ingin menang dalam segala hal yang saya lakukan dan saya ingin membawa itu ke klub sepak bola ini karena ini adalah klub yang memenangkan gelar, jadi saya rasa ini adalah kecocokan yang bagus."

Ia menutup pernyataannya dengan janji untuk memberikan segalanya kepada para pendukung Chelsea. "Saya penuh gairah dan saya bermain dengan hati saya," kata Martinez. "Saya akan memberikan 100 per cent di setiap pertandingan, setiap sesi latihan untuk membuat klub, rekan-rekan setim saya, dan para pendukung bangga."

Akhir dari era Villa yang mengesankan

Martinez meninggalkan Villa Park dengan status ikon klub, setelah mencatatkan 256 penampilan sepanjang enam musim luar biasa di Midlands. Di bawah asuhan manajer Unai Emery, ia memainkan peran penting dalam membantu tim meraih dua finis empat besar dan secara terkenal mengangkat trofi Liga Europa UEFA pada bulan Mei.

Namun, masa baktinya di klub pada dasarnya berakhir ketika Villa merekrut Zion Suzuki yang berusia 24 tahun dari Parma untuk menjadi nomor satu baru yang tak terbantahkan. Setelah kedatangan Suzuki, Martinez terpaksa berlatih terpisah dari skuad tim utama.

Sebelum periode bersama Villa, kiper tersebut menghabiskan satu dekade sebagai bagian dari Arsenal, lalu menembus tim utama dan menjuarai Piala FA pada 2020. Di panggung internasional, pemenang Trofi Yashin dua kali itu masih berada di puncak performanya, menjadi fondasi era emas terbaru Argentina yang menghasilkan dua gelar Copa America dan Piala Dunia 2022.

Tekanan instan untuk Sanchez

Kedatangan Martinez segera menimbulkan keraguan terhadap masa depan Sanchez sebagai penjaga gawang utama Chelsea. Kiper Spanyol berusia 28 tahun itu kini memasuki musim keempatnya di Stamford Bridge dan telah mencatatkan 112 penampilan, tetapi penampilannya yang kurang meyakinkan saat menghadapi Fulham membuat posisinya sebagai starter sangat rentan.

Dengan Mike Penders yang berusia 21 tahun dan sangat dihargai juga menunggu kesempatan setelah menjalani masa peminjaman yang sukses di Strasbourg musim lalu, persaingan untuk memperebutkan sarung tangan utama kini semakin ketat. Martinez sekarang akan berupaya secepat mungkin menggeser Sanchez dan menegaskan dirinya sebagai nomor satu yang tak terbantahkan, sembari memberikan stabilitas elite yang dibutuhkan untuk membantu Chelsea bangkit dari finis mengecewakan di posisi ke-10 musim lalu dan mengembalikan klub ke kompetisi Eropa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.