Pengakuan Besar untuk Roger Federer, FedEx Dinobatkan Masuk Hall of Fame Tenis Dunia
Drajat Sugiri August 31, 2026 06:34 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Legenda hidup tenis dunia, Roger Federer, baru-baru ini mendapatkan pengakuan terbesar atas karier gemerlapnya di atas lapangan.

Petenis yang punya julukan FedEx ini resmi masuk dalam Hall of Fame tenis dunia pada Minggu (30/8/2026).

Peraih 20 gelar Grand Slam sektor tunggal tersebut tak kuasa menahan air mata dalam upacara di Newport, Rhode Island, saat mengenang perjalanan karier gemilangnya di hadapan para legenda tenis, termasuk Billie Jean King dan John McEnroe.

Setelah melakukan debutnya di tur utama pada 1998 dalam usia 16 tahun, Federer memenangkan rekor delapan gelar tunggal putra Wimbledon, serta enam gelar Australian Open, lima gelar US Open, dan satu gelar French Open.

FedEx mengakhiri karier tenisnya pada 2022 silam yang membuatnya menjadi salah satu petenis paling sukses dalam sejarah.

Hanya Novak Djokovic dan Rafael Nadal saja petenis yang punya gelar Grand Slam lebih banyak dari Federer.

Djokovic menjadi pemilik terbanyak dengan 24 gelar Grand Slam untuk sementara.

Perolehan ini masih bisa bertambah lantaran Djoker masih berkarier di ajang tenis profesional.

Baca juga: US Open 2026: Janice Tjen Masuk Daftar Utama, Carlos Alcaraz Pastikan Comeback

Sedangkan Rafael Nadal memiliki 22 Grand Slam di sepanjang kariernya.

Federer memenangi Grand Slam pertamanya pada 2003 silam saat bertanding di Wimbledon.

Ia juga berhasil memenangi medali emas Olimpiade 2008 ketika turun di sektor ganda bersama Stan Wawrinka untuk membela Swiss.

"Ini adalah salah satu penghargaan terbesar dalam hidup saya," ujar Federer dikutip dari BBC.

"Mereka menyebutnya Hall of Fame, tetapi ketenaran tidak pernah menjadi tujuan saya. Tujuan saya adalah menghabiskan hidup dengan melakukan sesuatu yang saya cintai, bersama orang-orang yang mencintainya sebesar saya," sambungnya.

Federer menyeka air matanya saat mengucapkan terima kasih kepada istrinya, Mirka, idola tenisnya, Stefan Edberg, serta setiap ball kid yang pernah berdiri di sepanjang pertandingan yang dijalani.

Federer juga mengatakan bahwa dirinya sangat beruntung bisa bermain bersama para petenis dari berbagai generasi, mulai dari Andre Agassi dan Lleyton Hewitt hingga Andy Roddick, Nadal, dan Djokovic.

"Saya butuh tisu, kacamata hitam, dan segala macam untuk melindungi diri saya sekarang. Ini benar-benar berantakan," canda Federer.

"Seperti yang bisa Anda lihat, saya masih menulis surat cinta saya untuk tenis. Waktu saya sebagai pemain memang telah berakhir, tetapi tenis akan selalu menjadi bagian yang menghubungkan segala sesuatu yang paling saya pedulikan: keluarga saya, persahabatan kami, 40 tahun terakhir, serta masa depan yang sedang kami bangun."

"Bagi saya, tenis adalah alasan di balik semua itu," lanjutnya.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.