Jembatan Gantung di Pangandaran Anjlok saat Peresmian, Terjadi saat Bupati Ada di Atas jembatan
Sri Juliati August 31, 2026 12:34 PM

TRIBUNNEWS.COM - Insiden tak mengenakkan terjadi saat peresmian infrastruktur di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Jembatan Gantung Pongpet Margajaya di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, anjlok dan melengkung saat diresmikan, Minggu (30/8/2026) sekira pukul 16.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi saat Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami dan Dandim 0625/Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan beserta jajarannya masih berada di atas jembatan.

Jembatan Merpati Pongpet (Pongpet Margajaya) ini memiliki panjang 60 meter berada di atas Sungai Cijulang dengan ketinggian 30-40 meter.

Keberadaannya menghubungkan tiga wilayah sekaligus, yaitu Desa Margacinta, Desa Cibanten (Kecamatan Cijulang), dan Desa Cimindi (Kecamatan Cigugur).

Selain menjadi akses warga, jembatan ini juga menjadi jalur utama menuju destinasi Wisata Kampung Budaya Seni Badud.

Lokasinya berada di 27 kilometer dari Alun-Alun Pariwisata Pangandaran atau 46 menit berkendara.

Kades Margacinta mengonfirmasi peristiwa pada Minggu sore ini.

"Konstruksi jembatan tidak putus total. Bagian yang mengalami masalah adalah dudukan seling besi di sisi kanan yang menghubungkan jembatan dengan patok, sehingga jembatan langsung melengkung ke bawah," kata Enceng saat dihubungi Tribun Jabar, Minggu (30/8/2026) malam.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Enceng menceritakan, saat kejadian, ia bersama bupati dan pejabat lain sedang berada di atas jembatan.

Baca juga: Karhutla Terjadi di Jalur Palangka Raya-Banjarmasin, Api Berkobar di Dekat Jembatan Tumbang Nusa

Tiba-tiba, jembatan melengkung ke bawah setelah lebih dari 50 orang berada di atas jembatan.

"Waktu kejadian itu lebih dari 50 orang yang berada di jembatan. Kebetulan saya sedang mendampingi Ibu Bupati. "

"Ibu Bupati berada di depan, dan saya ada di bagian paling belakang," ujarnya.

Ia menuturkan, kejadian berlangsung dengan cepat, dan ia langsung berpegangan.

AMBRUK - Sebuah jembatan gantung di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami kerusakan sesaat setelah diresmikan pada Minggu (30/8/2026).
AMBRUK - Sebuah jembatan gantung di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami kerusakan sesaat setelah diresmikan pada Minggu (30/8/2026). (Istimewa)

"Saya sadar tidak sadar sewaktu kejadian karena tiba-tiba putus. Saya berpegangan ke dinding jembatan yang menggunakan tali ram baja. Kalau tali ramnya putus, pasti semuanya jatuh ke sungai," katanya kepada TribunJabar.id.

Saat kejadian, ia mengaku tertindih oleh orang-orang hingga sakit pinggang.

"Saya juga tertindih orang. Ini juga masih sakit pinggang. Tapi Alhamdulillah tidak ada korban, hanya shock. Saya juga masih shock," ucap Enceng.

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJabar.id, Padna)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.