TRIBUNNEWS.COM, NEGARA - I Komang Tedy Arsa Biantara Putra (24), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana dilaporkan meninggal dunia di Negara Guyana, Amerika Selatan, Jumat (27/8/2026) pekan lalu.
Komang Tedy berasal dari Banjar Mekarsari, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Bali.
Baca juga: 5 Calon PMI Nyaris Jadi Korban TPPO ke Malaysia, Pelaku Biayai Perjalanan hingga Batam
Informasinya Komang Tedy meninggal dunia usai terlibat insiden kecelakaan saat hendak menuju tempat kerjanya di luar negeri.
"Nggih, informasinya korban mengalami kecelakaan saat menuju tempat kerjanya dengan mobil travel yang menjemput," jelas Perbekel Perancak, I Nyoman Wijana saat dikonfirmasi, Minggu (30/8/2026).
Pihak keluarga kata Nyoman Wijana, telah mengetahui informasi tersebut dari pihak manajemen tempat Komang Tedy bekerja.
Pihaknya juga kini sudah melakukan pendampingan kepada keluarga korban terkait keperluan administratif proses pemulangannya.
"Saat ini kami dan juga pihak keluarga masih menunggu informasi lebih lanjut terkait proses pemulangannya," tandasnya.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang PMI meninggal dunia.
Satu orang berasal dari Jembrana, dan seorang lainnya dilaporkan dari Batam.
Pasca kejadian tersebut, para pihak sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk proses pemulangannya ke tanah air.
Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana telah menerima informasi terkait adanya PMI asal Gumi Makepung meninggal dunia di Amerika.
Pihak pemerintah Jembrana kini masih berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk BP3MI Bali untuk kronologi serta proses pemulangannya ke tanah air.
"Informasi awal ada dua PMI yang terlibat kecelakaan tersebut. Satu orang warga kita asal Desa Perancak dan satu orang lagi dari Batam," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi saat dikonfirmasi, Minggu.
Mirah melanjutkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Kelian Banjar yang jadi tempat tinggal korban.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan BP3MI Bali untuk berbagai hal termasuk proses pemulangan korban.
"Yang jelas fokus kami memfasilitasi kepulangan dan penjemputan, serta memastikan hak-hak almarhum dan keluarga terpenuhi nantinya. Kami berencana ke rumah duka besok untuk berkoordinasi dengan pihak keluarga," ungkapnya.
Mantan Sekretaris Camat Negara ini mengatakan Komang Tedy saat ini adalah keberangkatan bekerja ke luar negeri yang kedua.
Namun pria kelahiran 22 Desember 2001 tersebut belum sempat bekerja di tempat kerja wilayah Amerika Selatan karena mengalami insiden kecelakaan lalu lintas.
"Informasinya ini keberangkatan kedua (ke luar negeri). Namun belum mulai bekerja sudah terjadi kecelakaan," jelasnya.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan