Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - BUMDes Aria Kemuning Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat, gencar mengenalkan produk UMKM hingga menjadi wisata kuliner di daerah perbatasan Kuningan - Cirebon.
Sebelumnya mereka memasarkan produk UMKM di Festival BUMDes yang berlangsung di kawasan Waduk Darma, Kuningan yang berbarengan dengan festival Ngecrok Tutut, salah satu gelaran wisata kuliner terbaru di Kuningan.
"Alhamdulillah, untuk pengembangan usaha yang di BUMDes, kami tidak hanya fokus di pengembangan wisata desa. Kami juga konsisten dalam memasarkan produk UMKM lokal," kata Iim Ibrahim, Dirut BUMDes Aria Kemuning, Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Senin (31/8/2026).
Produk UMKM yang dijajakan BUMDes Aria Kemuning, kata Iim, yakni makanan olahan beragam rasa dan bahan baku saat pengolahan.
"Kami jajakan keripik terbuat dari Buah Sukun, terus kami jadikan biji buah durian menjadi wajit atau dodol. Terus semua makanan olahan ini melalui proses cukup memakan waktu, karena dalam pembuatannya dikerjakan warga atau pelaku UMKM yang memiliki keterampilan pengolahan," katanya.
Alasan pengembangan usaha kecil rumahan, kata Iim, tidak sedikit hasil bumi di lingkungan masyarakat yang berlimpah.
"Sehingga tidak sedikit warga atau pelaku UMKM berinisiatif dalam melakukan pengolahan makanan berbasis dari hasil bumi, yang didapat di lingkungan tempat tinggal," katanya.
Mengenai hasil bumi itu di antaranya, kata Iim, di antaranya ada buah sukun, pisang, durian, dan buah nangka.
"Nah, dari hasil bumi yang berlimpah saat musim panen. Kami melakukan percobaan pembuatan makanan dengan menjaga kebersihan tentunya. Melihat peluang lingkungan mendukung, maka dihasilkan produk UMKM seperti ini," katanya.
Menyinggung soal kendala, Iim menyebut pembuatan makanan tersebut terkendala ketersediaan bahan baku.
"Untuk jumlah belum bisa lebih banyak. Kemudian, untuk pembuatannya juga bergantung pada ketersediaan bahan baku yang biasa tersedia musim panen," katanya.
Baca juga: Ngecrok Tutut Jadi Mode Baru Wisata Kuningan Saat Festival BUMDes, Ini Kata Bupati Dian Rachmat