- Malam mencekam menyelimuti warga Kelurahan Waroki, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, setelah jasad seorang remaja perempuan ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Jalan Poros Waroki.
Korban berinisial CKC ditemukan dalam kondisi tubuh mengalami luka bakar parah hingga sebagian tubuhnya hangus pada Rabu malam.
Geger penemuan jasad tersebut bermula saat warga mendapati sesosok tubuh tak bernyawa tergeletak dalam posisi tertelungkup.
Wakapolres Nabire, Kompol Piter Kendek, yang memimpin langsung olah tempat kejadian perkara (TKP), menggambarkan kondisi mengerikan korban saat pertama kali ditemukan.
Kompol Piter mengatakan, korban mengalami luka bakar parah yang menghanguskan bagian kepala, rambut, hingga area tubuhnya.
Saat dievakuasi menggunakan mobil patroli menuju rumah sakit, identitas korban sempat belum diketahui.
Tim Identifikasi Polres Nabire kemudian bergerak cepat melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan untuk mengungkap identitas korban.
Sekira pukul 01.00 WIT, pihak keluarga mendapat kabar dan mendatangi rumah sakit untuk memastikan identitas korban.
Di balik misteri kematian tragis tersebut, polisi bergerak cepat memburu jejak pelaku.
Titik terang diperoleh polisi melalui rekaman kamera CCTV yang berada di sekitar rute kejadian.
Dalam rekaman tersebut, korban terlihat dibonceng seorang remaja laki-laki sebelum akhirnya menghilang di kegelapan malam.
Kurang dari 1 x 24 jam, perburuan polisi membuahkan hasil dengan ditangkapnya seorang terduga pelaku berinisial A yang ternyata masih berusia 14 tahun.
Menurut Kompol Piter, hasil pemeriksaan mengungkap bahwa aksi tersebut telah didahului upaya pelaku untuk menyerang korban.
"Sebelum pembunuhan terjadi, A sempat berusaha menikam korban, namun korban berhasil melarikan diri," kata Kompol Piter dalam konferensi pers di Polres Nabire, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire, Jumat (31/7/2026) sore.
Namun, pelaku kemudian membujuk korban untuk kembali hingga korban akhirnya mengikuti pelaku.
Saat mendapat kesempatan, pelaku kemudian melakukan aksinya dengan mendorong korban hingga terjatuh.
Pelaku selanjutnya mencekik leher korban hingga korban tidak berdaya.
Dalam kondisi korban tak bergerak, pelaku kemudian menyiramkan minyak tanah dari botol bekas air mineral yang telah disiapkannya dan membakar tubuh korban.
Kompol Piter menegaskan Polres Nabire akan mengusut tuntas kasus pembunuhan tersebut meskipun terduga pelaku masih di bawah umur.
"Meski pelaku masih tergolong di bawah umur, proses hukum dipastikan berjalan tegas dan terbuka tanpa kompromi demi keadilan bagi korban dan keluarganya," pungkasnya. (*)
Program: Saksi Kata
Sumber: Tribun Papua
Editor: Akmal Khoirul Habib
#Nabire #PapuaTengah #KasusNabire #Pembunuhan #Remaja #PolresNabire #Waroki #Kriminal #CCTV #SaksiKata