Seluma Masih Aman dari Karhutla, Pemda Diminta Terus Pantau dan Warga Tetap Waspada
Hendrik Budiman August 31, 2026 07:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, masih terpantau aman dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah musim kemarau yang berlangsung saat ini.

Berdasarkan pemantauan Stasiun Meteorologi Fatmawati Bengkulu, hingga kini belum terlihat adanya potensi titik api di wilayah Kabupaten Seluma melalui citra satelit.

Prakirawan Cuaca BMKG Fatmawati Bengkulu, Ajasman mengatakan, kondisi Karhutla di Seluma masih relatif aman berdasarkan hasil pemantauan satelit.

"Khusus di Kabupaten Seluma, potensi Karhutla masih terpantau aman. Dari pantauan citra satelit, belum terlihat adanya potensi titik api," kata Ajasman dikonfirmasi Senin petang (31/8/2026). 

Meski belum ditemukan titik api kata Ajasman, kewaspadaan terhadap potensi Karhutla tetap perlu ditingkatkan.

Pasalnya, musim kemarau membuat kondisi lahan dan vegetasi lebih kering sehingga berpotensi mudah terbakar.

"Harus ada antisipasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mencegah Karhutla ini. Sebab di sejumlah daerah di Indonesia, kebakaran hutan dan lahan mulai terjadi," imbau Anjaswan.

Baca juga: Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan di Seluma di Musim Kemarau, Babinsa Disiagakan di Wilayah Rawan

Pemerintah daerah bersama pihak terkait tetap melakukan pemantauan secara rutin, terutama di wilayah yang dinilai memiliki potensi rawan kebakaran.

Pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar apabila muncul titik panas atau kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani.

BMKG juga akan terus melakukan pemantauan kondisi wilayah Bengkulu melalui citra satelit.

Apabila nantinya terdapat perkembangan atau terdeteksi titik api, informasi tersebut akan segera diperbarui dan disampaikan kepada pihak terkait.

"Stasiun BMKG Fatmawati Bengkulu akan terus meng-update jika ada perkembangan yang terpantau di satelit," ujarnya.

Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.

"Dengan kewaspadaan dan pencegahan sejak dini, potensi Karhutla dapat ditekan sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas," sampai Anjaswan. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.