Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Pengendara yang melintas di Jalan Sukowati, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap pohon mahoni yang berada di sepanjang jalan tersebut.
Pasalnya, buah mahoni yang jatuh dari pohon dilaporkan telah mengenai kendaraan warga hingga menyebabkan kaca depan mobil pecah.
Keluhan tersebut disampaikan akun Facebook Sofyan Riksawan melalui media sosialnya pada Senin (31/8/2026).
Dalam unggahannya, Sofyan menceritakan dirinya mengalami kejadian tersebut saat melintas di Jalan Sukowati pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.
"Hati-hati melintasi Jalan Sukowati Curup, pohon mahoni lagi berbuah. Kejadian ini terjadi samo kami,"tulis Sofyan dalam unggahannya.
Ia menjelaskan, saat sedang melintas, tiba-tiba buah mahoni jatuh dan mengenai kaca depan mobil yang dikendarainya.
Akibat kejadian tersebut, kaca depan mobil mengalami pecah.
Sofyan kemudian meminta Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui dinas terkait untuk mengecek kondisi pohon mahoni yang berada di kawasan tersebut.
"Kami berharap pohon-pohon tersebut dapat dirawat sehingga tidak membahayakan pengguna jalan lainnya,"lanjutnya.
Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah masyarakat yang pernah melintas di Jalan Sukowati.
Salah seorang warga bernama Keysa mengaku pernah mengalami kejadian serupa. Saat itu, dirinya sedang mengendarai sepeda motor dan melintas di Jalan Sukowati.
Tiba-tiba buah mahoni jatuh dan mengenai tubuhnya.
Menurut Keysa, benturan buah mahoni tersebut terasa cukup sakit.
Ia berharap pemerintah segera melakukan pengecekan dan mengambil tindakan terhadap pohon-pohon mahoni yang berada di pinggir jalan tersebut.
"Lumayan sakit pak kejatuhan buah pohon mahoni itu pak, seperti terkena batu,"ungkapnya.
Sementara itu, warga lainnya, Johan, menilai pohon mahoni di kawasan tersebut perlu mendapatkan perawatan, termasuk pemangkasan.
Menurutnya, beberapa pohon terlihat terlalu tinggi sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan apabila ranting atau dahan patah dan jatuh.
"Perlu dipangkas, sudah banyak yang terlalu tinggi. Musim angin setelah kemarau. Takut membahayakan jika ada ranting atau dahan yang jatuh serta patah. Jangan nunggu korban dahulu,"keluhnya.
Keluhan mengenai kondisi pohon mahoni tersebut juga mendapat perhatian dari anggota DPRD Rejang Lebong, Hidayatullah.
Ia meminta dinas terkait segera melakukan pengecekan terhadap kondisi pohon-pohon yang berada di sepanjang Jalan Sukowati.
Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk mencegah potensi bahaya bagi masyarakat yang melintas, terutama jika terdapat pohon, ranting, atau dahan yang sudah berisiko patah dan jatuh.
"Dinas terkait perlu melakukan pemeliharaan secara berkala terhadap pohon yang berada di kawasan jalan umum, ini agar tidak membahayakan,"Papar Hidayatullah.
Terlebih, pohon yang berada di sisi jalan berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna kendaraan.
Hidayatullah berharap persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan atau korban akibat pohon maupun bagian pohon yang jatuh.
"Jangan sampai ketika ada korban baru bergerak, pencegahan lebih baik,"tutupnya.
Konfirmasi masih diupayakan untuk mengetahui langkah yang akan dilakukan pemerintah terhadap kondisi pohon mahoni di Jalan Sukowati.