TRIBUNKALTIM.CO - Timnas U20 Indonesia harus puas bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027, Senin (31/8/2026).
Bermain di Lao National Stadium KM16, Laos, skuad Garuda Muda asuhan Nova Arianto sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol.
Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat Indonesia gagal memaksimalkan kesempatan yang didapat sepanjang pertandingan.
Hasil imbang Timnas U20 Indonesia vs Malaysia membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin di Grup H.
Baca juga: Dipanggil Seleksi Timnas U20, Gelandang Persiba Muhammad Isfandyar Minta Doa Warga Balikpapan
Indonesia selanjutnya akan menghadapi tuan rumah Laos pada Kamis (3/9/2026).
Dilansir Tribunnews.com, Timnas U20 Indonesia langsung mencoba mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan.
Fabio Azka sempat mengancam pertahanan Malaysia melalui lemparan jauh ke dalam kotak penalti, tetapi bola masih dapat diantisipasi pemain lawan.
Memasuki menit ketiga, Indonesia memperlihatkan kombinasi permainan melalui umpan-umpan pendek.
Theodore Evan Leeming dan rekan-rekannya mencoba membongkar pertahanan Malaysia dengan skema satu-dua sentuhan.
Namun, serangan tersebut belum menghasilkan tembakan tepat sasaran.
Malaysia kemudian merespons dengan serangan dari sisi kiri.
Salah satu percobaan pemain Malaysia masih melebar dari gawang Dafa Al Gazemi.
Dalam 10 menit pertama, permainan Indonesia belum berkembang secara maksimal.
Akurasi umpan dan koordinasi antarpemain masih menjadi kendala, sementara Malaysia beberapa kali mampu memanfaatkan ruang di lini tengah.
Indonesia baru mendapatkan peluang berbahaya pada menit ke-19.
Amar Brkic dan Reno Salampessy bekerja sama dari sisi kiri sebelum bola mengarah kepada Arkhan Kaka.
Arkhan mencoba menyelesaikan peluang tersebut, tetapi sepakannya masih mampu diblok pemain Malaysia.
Delapan menit berselang, Amar Brkic kembali memperoleh ruang untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.
Namun, bola masih terlalu lemah dan melebar dari sasaran.
Setelah cooling break, tekanan Indonesia mulai meningkat.
Beberapa peluang tercipta melalui lemparan jauh Fabio Azka, sundulan Arkhan Kaka, hingga tembakan Reno Salampessy.
Theodore Evan Leeming juga memperoleh kesempatan setelah menerima umpan silang Amar Brkic.
Namun, Evan langsung melepaskan tembakan tanpa lebih dulu mengontrol bola sehingga peluang tersebut belum membuahkan hasil.
Pada menit ke-42, Isfandyar mencoba melepaskan tembakan dari sisi kiri.
Bola mengarah ke tiang jauh, tetapi kiper Malaysia masih mampu melakukan penyelamatan.
Hingga babak pertama berakhir, skor Indonesia vs Malaysia U20 tetap 0-0.
Welber Jardim dan Rafi Rasyiq Bikin Serangan Indonesia Lebih Berbahaya
Nova Arianto melakukan perubahan pada awal babak kedua dengan memasukkan Welber Jardim dan Rafi Rasyiq.
Masuknya kedua pemain tersebut membuat permainan Indonesia menjadi lebih agresif.
Garuda Muda mulai lebih sering menekan pertahanan Malaysia dan menciptakan peluang dari berbagai sisi.
Welber sempat melepaskan tembakan pada awal menit ke-60, tetapi bola masih melebar ke sisi kanan gawang Malaysia.
Tidak lama kemudian, Rafi Rasyiq mendapat peluang melalui tembakan melengkung ke arah tiang jauh.
Namun, kiper Malaysia masih sigap menepis bola.
Pada menit ke-74, Rafi kembali memiliki kesempatan emas.
Ia menerima umpan terobosan dan berhasil berada dalam posisi yang cukup ideal untuk mencetak gol.
Sayangnya, sontekan Rafi masih dapat ditepis penjaga gawang Malaysia.
Nova Arianto kemudian menambah daya gedor dengan memasukkan Zahaby Gholy dan Irpan Siregar.
Baca juga: Joaquin Gomez Ikhlas Talenta Muda Borneo FC Dipanggil Timnas Indonesia U20 Jelang Kontra Bali United
Peluang terbaik Indonesia hadir pada menit ke-78.
Kiper Malaysia melakukan kesalahan di depan gawang sehingga bola berada dalam jangkauan Irpan Siregar.
Penyerang Indonesia tersebut hanya perlu mengarahkan sundulan ke gawang yang sudah kosong.
Namun, sundulan Irpan justru melambung di atas mistar.
Peluang emas tersebut membuat Nova Arianto terlihat kecewa dari pinggir lapangan.
Irpan kembali mendapatkan kesempatan beberapa menit kemudian setelah berhasil lolos dari kawalan pemain Malaysia.
Kali ini, ia melepaskan tembakan dari sudut sempit di sisi kiri, tetapi bola masih melebar.
Memasuki menit ke-85, Welber Jardim mencoba mencetak gol melalui tembakan dari luar kotak penalti.
Namun, bola belum mengarah tepat ke gawang Malaysia.
Indonesia terus memberikan tekanan hingga penghujung pertandingan.
Namun, berbagai upaya Garuda Muda tidak mampu menghasilkan gol.
Setelah tambahan waktu enam menit berakhir, skor Indonesia vs Malaysia U20 tetap 0-0.
Hasil Indonesia vs Malaysia U20: 0-0
Hasil imbang ini membuat Timnas U20 Indonesia mengawali Kualifikasi Piala Asia U20 2027 dengan satu poin.
Garuda Muda selanjutnya harus segera melakukan evaluasi, terutama dalam hal efektivitas serangan dan penyelesaian akhir.
Indonesia akan kembali bertanding pada Kamis (3/9/2026) dengan menghadapi Laos.
Setelah itu, skuad Nova Arianto akan menjalani laga berat melawan Australia pada Minggu (6/9/2026).
Dengan persaingan Grup H yang ketat, Indonesia membutuhkan kemenangan pada dua laga berikutnya untuk menjaga peluang menjadi juara grup atau setidaknya bersaing sebagai salah satu runner-up terbaik.
Timnas U20 Indonesia: Dafa Al Gazemi; Ibra Ohorella, I Putu Panji, Algazani Dwi, Amar Brkic; Fabio Azka, M. Isfandyar Abdillah, Nazriel Alvaro; Reno Salampessy, Theodore Evan Leeming, Arkhan Kaka.
Pelatih: Nova Arianto.
Malaysia: Faez Iqhwan; Adam Mustqim, Aisy Aqasha, Adam Hakimi, M. Airel Husiny; M. Arsyad, M. Arif Aiman, Tengku Hasyri Shah Meerza; Izzuddin Afif, M. Amar Imran, M. Zarul Aidid.
Pelatih: Muhammad Shukor bin Adan.