GRIB Jaya Dituding Musuh Ojol, Sekjen: Yang Bikin Suasana Mencekam saat Demo, Itu Gerombolan PKI
Tribun-video August 31, 2026 08:42 PM

- Sekretaris Jenderal DPP GRIB Jaya H. Zulfikar angkat bicara soal sejumlah narasi yang viral di media sosial.

GRIB Jaya disebut sebagai musuh ojol, rakyat, hingga masyarakat.

H. Zulfikar tegas membantah narasi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan saat membuka Rakerda II DPD GRIB Jaya Jawa Barat di Kabupaten Sukabumi, Sabtu (29/8/2026).

Ia menegaskan GRIB Jaya merupakan organisasi kemasyarakatan yang bersama masyarakat.

Menurutnya, masyarakat tetap memiliki hak menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi.

Namun, penyampaian aspirasi harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

"GRIB Jaya itu musuhnya ojol, GRIB Jaya itu musuhnya rakyat, musuhnya masyarakat, itu tidak benar. GRIB Jaya adalah organisasi kemasyarakatan dan tentunya sudah pasti bersama-sama masyarakat."

Terkait aksi 27 Agustus di Jakarta, H. Zulfikar juga menjelaskan keterlibatan anggota GRIB Jaya.

Ia menyebut sejumlah anggota GRIB Jaya saat itu berperan sebagai Pam Swakarsa untuk membantu pihak keamanan.

Menurutnya, situasi kemudian memanas setelah terjadi provokasi dan pelemparan batu.

"Teman-teman yang Pam Swakarsa pada malam hari itu sejatinya tidak melakukan kekerasan, tapi karena diprovokasi, ditentang-tentang dan dilempar oleh batu."

H. Zulfikar juga membantah narasi di media sosial yang menyebut GRIB Jaya melakukan kekerasan terhadap massa aksi.

Termasuk narasi yang menyebut seseorang meninggal setelah dipukuli anggota GRIB Jaya.

Ia menegaskan versi tersebut tidak benar.

"Katanya ada yang meninggal, dipukulin, itu bukan GRIB yang mukulin, itu pedemo yang mukulin."

Lebih lanjut, H. Zulfikar menyoroti berbagai narasi yang menurutnya digunakan untuk memusuhi GRIB Jaya.

Ia meminta seluruh jajaran tidak terpengaruh informasi yang beredar di media sosial.

H. Zulfikar justru mengajak seluruh jajaran GRIB Jaya membuktikan keberadaan organisasi melalui program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Mari kita buktikan dengan perbuatan-perbuatan dan tindakan-tindakan nyata dengan program-program yang benar, yang nyata, disentuh dan dirasakan oleh masyarakat."

Sementara itu, H. Zulfikar menegaskan GRIB Jaya tidak ingin terlibat dalam tindakan anarkis.

Ia mengajak seluruh jajaran tetap fokus menjalankan program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.