Penampakan Ular Piton Sepanjang 5 Meter di Satui Tanahbumbu Kalsel, Sampai Bikin Warga Panik
Edi Nugroho August 31, 2026 11:47 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Penampakan ular piton sepanjang lima meter di Satui Tanahbumbu Kalsel, dievakuasi petugas dari pemukiman

Tim Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Tanah Bumbu mengamankan seekor ular piton sepanjang lima meter yang mencoba masuk ke rumah warga di Desa Makmur Mulia, Kecamatan Satui, Senin (31/8/2026) pagi.

Insiden tersebut sempat memicu kepanikan pemilik rumah lantaran ukuran ular yang cukup besar merayap mendekati pelataran permukiman warga di kawasan Jalan Warga Baru 1.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Bumbu Syaikul Ansari mengonfirmasi bahwa penanganan satwa liar tersebut bermula dari laporan cepat seorang warga bernama Zuhri sekitar pukul 06.51 WITA.

Baca juga: Tepian Sungai di HSU Rawan Longsor, Sungai Besar hingga Sungai Kecil

Baca juga: Kualitas Udara Berbahaya, Pelaksanaan PJJ bagi PAUD hingga SMP di HSS Diperpanjang Hingga Besok

"Ular dengan panjang sekitar lima meter tersebut berupaya untuk masuk ke rumah milik warga, mungkin melihat ada buruan atau hal lainnya di sana," ujar Syaikul saat membeberkan kronologi kejadian.

Menerima laporan tersebut, empat personel regu pemadam kebakaran dari Unit Satui bergerak meluncur menuju lokasi dengan waktu tanggap sekitar empat menit.

Proses penangkapan berjalan tidak mudah dan memakan waktu hingga 43 menit akibat perlawanan dari ular piton yang berukuran lumayan besar serta memiliki kekuatan lilitan amat kuat.

Saat akan ditangkap, reptil tersebut berusaha mempertahankan diri dengan cara melilitkan tubuhnya secara kencang ke salah satu batang kayu  pada bagian rumah tersebut .

Petugas yang dibekali keahlian evakuasi satwa liar secara perlahan melepaskan cengkeraman lilitan ular sebelum akhirnya menariknya ke area terbuka yang lebih aman.

Guna menghindari bahaya gigitan saat dibawa, petugas terpaksa mengamankan area mulut ular dengan balutan isolasi rapat.

"Akhirnya dengan proses evakuasi dan perlawanan dari ular tersebut, ia dapat ditaklukkan dan dibawa ke Posko Damkar terlebih dahulu," kata Syaikul.

Syaikul memastikan tidak ada korban luka maupun kerugian materiil dalam peristiwa tersebut. Ular piton raksasa itu nantinya akan dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari kawasan pemukiman warga.

7 Hal yang Harus Dilakukan Saat Bertemu Ular, Jangan Lari atau Membunuhnya

Hewan reptil seperti ular dapat mendadak muncul di sekitar rumah maupun di di tempat terbuka.

Bagi sebagian orang, kemunculan ular akan menakutkan sekaligus membuat panik. Akibatnya, mereka melakukan hal ceroboh dengan dalih untuk mengusirnya.

Padahal, ular yang tiba-tiba diganggu saat sedang diam saja justru bisa berbalik menyerang manusia di dekatnya.

Saat itulah, seseorang kurang berhati-hati dan bisa sampai tergigit ular. Gigitan ular bisa berakibat fatal dan mematikan.

Lalu, apa yang harus dilakukan saat bertemu ular?

Tindakan saat bertemu ular

Saat melihat ular, jangan bergerak secara mendadak, panik, apalagi mengganggunya. Berikut beberapa tindakan yang bisa dilakukan ketika bertemu hewan reptil tersebut:

1. Jangan memprovokasi

Dikutip dari situs Siyabona Africa, jangan mengambil, menyodok, atau memprovokasi ular dengan cara apa pun meskipun dalam kondisi diam atau tidak mematikan.

Bisa saja hewan tersebut pura-pura mati dan justru menyerang saat diganggu. Jika sampai menginjaknya, segera menjauh dari ular tersebut.

2. Bergerak perlahan

Hal lain yang perlu dilakukan saat melihat ular dari dekat dengan jarak hanya satu meter, diamkan reptil tersebut dan perhatikan reaksinya.

Mundurlah perlahan jika ular kemudian berusaha pergi mencari jalan keluar. Jangan bergerak mendadak agar tidak dianggap sebagai ancaman.

3. Bergerak tidak lurus saat dikejar

Ular yang merayap di tanah kemungkinan tidak akan menyerang.

Namun, ular yang berdiri atau menegakkan leher menunjukkan sifat agresif dan kemungkinan besar akan menyerang.

Jika sampai diserang atau dikejar, bergeraklah berbelak-belok ke kanan kiri.

Ini karena kebanyakan ular akan bergerak maju hanya dalam garis lurus.

4. Keluar dari ruangan yang ada ular

Dikutip dari Good Living, segera keluarkan semua orang dan hewan peliharaan dari ruangan di rumah yang dimasuki ular.

Tutup pintu dan celah di bawahnya dengan handuk. Lalu, hubungi tenaga penangkap ular profesional untuk meminta bantuan.

5. Perhatikan arah ular pergi

Sementara itu, saat melihat ular merayap di luar rumah, perhatikan arah pergi hewan tersebut.

Ular yang mengarah ke semak-semak atau lapangan rumput terbuka mungkin tidak akan kembali lagi.

Namun, jika ular malah masuk ke gudang atau bawah kendaraan, sebaiknya segera memanggil tenaga penangkap ular.

6. Dibiarkan aja

Dilansir dari laman Dewan Taman Nasional Singapura, jangan pernah mendekati atau mencoba memegang ular yang muncul di luar rumah.

Biarkan saja ular tersebut hidup di habitat aslinya dan jangan dibunuh.

Ketika merasa terganggu, minta bantuan tenaga profesional, tapi jangan ganggu ular tersebut sendirian.


7. Perhatikan hewan peliharaan

Hewan peliharaan seperti anjing dan kucing memiliki sifat alami sebagai hewan pemburu. Karena itu, mereka bisa mengejar dan menakuti ular yang dianggap mangsa.

Namun, hal ini berisiko membahayakan. Karena itu, jaga agar hewan peliharaan dan tetap dipegangi saat ada ular.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin/kompas.com) 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.