Wajah Pucat dan Tegang Bupati Citra saat Terjatuh dari Jembatan Pongpet Anjlok
Joanita Ary September 01, 2026 12:32 AM

WARTAKOTALIVECOM, Pangandaran -- Jembatan gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami kerusakan sesaat setelah diresmikan oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Minggu (30/8/2026) sore.

Jembatan yang baru saja diresmikan tersebut tiba-tiba anjlok ketika dilintasi sekitar 50 orang.

Bupati Citra Pitriyami turut berada di atas jembatan bersama sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum serta Dandim 0626 Pangandaran.

Peristiwa itu berlangsung secara tiba-tiba.

Struktur jembatan yang sebelumnya digunakan dalam rangkaian peresmian mendadak turun ketika beban orang di atasnya bertambah.

Berdasarkan informasi awal di lokasi, kerusakan diduga berkaitan dengan beban yang terlalu berat saat jembatan dilintasi secara bersamaan.

Salah satu bagian konstruksi pengikat atau angkur dilaporkan patah. Kerusakan pada bagian tersebut kemudian menyebabkan struktur jembatan kehilangan kestabilan hingga anjlok.

Bupati Citra Pitriyami yang berada di tengah rombongan ikut terjatuh ketika jembatan mengalami penurunan secara mendadak.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan suasana sesaat setelah kejadian.

Citra tampak pucat dan tegang. Ia terlihat shock setelah mengalami insiden tersebut.

Meski jembatan mengalami kerusakan cukup serius, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sejumlah orang dilaporkan mengalami luka ringan berupa lecet akibat terjatuh.

Insiden tersebut sontak mengejutkan warga dan rombongan yang hadir dalam agenda peresmian.

Sebab, jembatan tersebut baru saja diresmikan dan langsung mengalami kerusakan ketika digunakan oleh masyarakat.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan struktur jembatan dalam menahan beban, terutama ketika digunakan secara bersamaan oleh puluhan orang.

Namun, dugaan kelebihan beban masih memerlukan pemeriksaan teknis lebih lanjut.

Demikian pula penyebab patahnya angkur yang menjadi bagian penting dalam menopang struktur jembatan.

Pemeriksaan terhadap kondisi konstruksi diperlukan untuk memastikan apakah kerusakan disebabkan oleh beban berlebih, persoalan pada material, kualitas pengerjaan, desain konstruksi, maupun faktor teknis lainnya.

Peristiwa ini juga menjadi perhatian karena jembatan tersebut merupakan fasilitas yang baru saja diresmikan dan seharusnya telah melalui proses pemeriksaan kelayakan sebelum digunakan.

Pemerintah daerah diharapkan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap konstruksi jembatan sebelum kembali dibuka dan digunakan masyarakat.

Keselamatan pengguna menjadi hal utama mengingat jembatan tersebut merupakan fasilitas publik yang akan digunakan secara rutin.

Tidak adanya korban jiwa dalam insiden tersebut menjadi kabar baik.

Namun, kerusakan jembatan sesaat setelah peresmian tetap menjadi catatan serius yang perlu segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dan evaluasi secara menyeluruh.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.