TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kota Jambi telah berlangsung hampir sepekan akibat kondisi udara yang buruk.
Berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Jambi, pelaksanaan PJJ terakhir ditetapkan hingga Rabu (2/9/2026).
Namun, hingga Selasa (1/9/2026), Dinas Pendidikan Kota Jambi belum dapat memastikan apakah PJJ akan kembali diperpanjang atau siswa sudah bisa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mardiansyah, mengatakan keputusan tersebut masih akan melihat perkembangan kondisi kualitas udara.
"Besok masih PJJ dan terus dievaluasi," kata Mardiansyah Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, kondisi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kota Jambi saat ini masih berada di atas 100.
Jika angka ISPU sudah berada di bawah 100, maka kegiatan pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan.
"Kalau ISPU di bawah 100 kita akan masuk sekolah," ujarnya.
Baca juga: Identitas 8 WNI yang Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia
Baca juga: 6 Penerbangan dari Jambi Dialihkan ke Bandara SMB II Palembang
Mardiansyah mengatakan pihaknya masih menunggu perkembangan cuaca dan kualitas udara sebelum menentukan kebijakan selanjutnya.
Evaluasi akan di lajukan mulai malam ini hibgga besok, dimana kualitas udara menjadi parameter utamanya.
Ia berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga kualitas udara kembali berada pada kondisi yang memungkinkan siswa kembali belajar di sekolah.
"Kita harapkan cuaca membaik sehingga kita bisa sekolah lagi," katanya.
Dengan demikian, Rabu (2/9/2026) masih menjadi hari terakhir PJJ sesuai surat edaran yang berlaku. Sementara untuk pembelajaran setelah tanggal tersebut, Dinas Pendidikan masih menunggu hasil evaluasi kualitas udara. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Pemkab dan DPRD Tanjab Barat Sepakati Ranperda Perubahan APBD 2026
Baca juga: Identitas 8 WNI yang Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia