TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PSPS Pekanbaru kembali menambah kekuatan menjelang bergulirnya kompetisi Championship 2026/2027.
Klub berjuluk Askar Bertuah itu resmi mendatangkan bek asal Brasil, Luiz Henrique Santana Motta, yang akrab disapa Luis Motta.
Pemain kelahiran Ribeirao Preto, Brasil, 30 April 1997 itu berposisi sebagai bek tengah atau center back.
Luis Motta memiliki postur 1,88 meter dan menggunakan kaki kanan sebagai kaki dominan.
Ia juga tercatat dapat dimainkan sebagai gelandang bertahan.
Sebelum bergabung dengan PSPS, Luis Motta pernah memperkuat sejumlah klub.
Salah satu pengalaman terakhirnya datang dari kompetisi Malaysia bersama Perak FC.
Data karier pemain menunjukkan ia bergabung dengan Perak pada 2024 setelah sebelumnya memperkuat Comercial-SP di Brasil.
Pengalaman bermain di luar Brasil menjadi modal tersendiri bagi Luis Motta.
Ia tidak hanya memiliki pengalaman sebagai pemain belakang, tetapi juga sudah merasakan atmosfer sepak bola di kawasan Asia.
Baca juga: Kualitas Udara Siak Hari Ini, Kandis dan Minas Masuk Kategori Tidak Sehat, ISPU Tembus 156
Baca juga: Sekolah di Kuansing Kembali Belajar Tatap Muka, Kualitas Udara Masih Tidak Sehat
Kehadiran Luis Motta memberikan opsi baru bagi PSPS Pekanbaru di sektor pertahanan. Dengan tinggi badan mencapai 1,88 meter, ia memiliki modal fisik yang cukup ideal untuk berduel dengan pemain lawan, terutama dalam situasi bola-bola atas.
Sebagai bek tengah, perannya tentu tidak hanya dituntut kuat dalam duel satu lawan satu. Ia juga diharapkan mampu menjaga kedalaman pertahanan, membaca pergerakan penyerang lawan, serta membantu membangun serangan dari lini belakang.
Pengalamannya bermain di Malaysia juga menjadi nilai tambah. Luis Motta sudah memiliki pengalaman menghadapi karakter permainan sepak bola Asia, sehingga diharapkan tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk beradaptasi dengan atmosfer kompetisi di Indonesia.
Bagi PSPS, kedatangan pemain seperti Luis Motta membuat persaingan di lini belakang semakin sehat. Pelatih Akhyar Ilyas memiliki tambahan pilihan untuk menyusun komposisi pertahanan, sekaligus memiliki alternatif ketika menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.
Tambahan pemain asing ini juga menjadi bagian dari upaya PSPS membangun skuad yang lebih kompetitif untuk menghadapi Championship 2026/2027. Lini pertahanan akan menjadi salah satu sektor penting karena PSPS harus menghadapi perjalanan kompetisi yang panjang dan persaingan ketat.
Langsung menghadapi PSIS
Luis Motta dan rekan-rekannya tidak memiliki waktu terlalu panjang untuk menunggu ujian sesungguhnya. PSPS Pekanbaru akan langsung menghadapi laga berat pada pertandingan perdana Championship 2026/2027.
PSPS dijadwalkan bertandang menghadapi PSIS Semarang pada Jumat, 11 September 2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, dan dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB. Laga PSIS versus PSPS juga menjadi pertandingan pembuka kompetisi Championship musim 2026/2027.
Pertandingan ini sekaligus menjadi kesempatan pertama untuk melihat sejauh mana wajah baru PSPS mampu memberikan dampak bagi tim.
Kehadiran Luis Motta tentu menambah harapan di lini belakang. Dengan postur tinggi, posisi natural sebagai bek tengah, pengalaman bermain di luar negeri, serta pengalaman di kompetisi Asia, pemain asal Brasil itu diharapkan bisa menjadi salah satu bagian penting dari pertahanan PSPS.
Kini, tantangannya adalah bagaimana Luis Motta bisa cepat menyatu dengan rekan-rekan barunya. Jika proses adaptasi berjalan baik, kehadirannya bisa menjadi salah satu kekuatan tambahan PSPS dalam mengejar target di Championship 2026/2027.
Laga melawan PSIS Semarang pun menjadi panggung pertama. Dari Semarang, perjalanan baru PSPS Pekanbaru di kompetisi Championship musim ini resmi dimulai.
Tentu saja bagi fans PSPS Pekanbaru kehadiran Luis Motta jadi harapan lolos ke Super League musim depan. Dengan kekuatan dan kesolidan pemain saat ini.
Bagi Akhyar Ilyas, juga punya banyak pilihan untuk setiap pertandingan PSPS Pekanbaru. Baik di kompetisi Championship maupun di piala Liga musimm2026-2027.(Tribun Pekanbaru/ Budi Rahmat)