BATAM, TRIBUNBATAM.id - Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Satreskrim Polresta Barelang bersama Perum Bulog di Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, Batam, mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung Selasa (1/9/2026) sore tersebut, tidak hanya menjadi upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergitas kepolisian dengan masyarakat.
Sebanyak 200 karung atau setara 1 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disiapkan dalam kegiatan tersebut.
Beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual dengan harga Rp56.500 per karung, atau lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Tri Poerbowo mengatakan, antusiasme masyarakat terlihat sejak gerai GPM dibuka untuk umum sekitar pukul 16.30 WIB.
Agung mengatakan, warga langsung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan beras dengan harga yang relatif terjangkau.
"Seluruh persediaan sebanyak 200 karung atau 1 ton Beras SPHP tersebut berhasil terjual habis kepada masyarakat pada sekitar pukul 18.30 WIB," kata pria yang resmi menjabat Kasat Reskrim Polresta Barelang sejak 22 Agustus 2026 ini.
Agung berharap, kegiatan ini dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kecamatan Batu Ampar.
Ia menjelaskan, GPM merupakan bentuk sinergitas antara Satreskrim Polresta Barelang dan Bulog dalam mendukung pengendalian inflasi serta menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas Satreskrim Polresta Barelang bersama Bulog dalam mendukung pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan," tuturnya.
Tak hanya soal pangan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan personel Satreskrim Polresta Barelang untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
Agung juga mengatakan, selama kegiatan polisi memberikan imbauan agar warga bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Batam.
"Kita juga memberikan pemahaman terkait persoalan hukum dan pentingnya menaati aturan agar tidak terjerat dalam permasalahan hukum," terangnya.
Agung berharap kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat seperti GPM dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)