Bantahan Dokter Kandungan di Lebong Soal DM Tak Pantas ke Selebgram, Klaim Sedang Layani Pasien
Rita Lismini September 02, 2026 06:54 PM

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Dokter spesialis kandungan dr. MI Sp.OG diketahui memberikan bantahan terkait percakapan melalui direct message (DM) Instagram yang sebelumnya viral dan dikaitkan dengan akun miliknya.

Bantahan atau klarifikasi itu diberikannya kepada dua tempatnya bekerja. 

Dari informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com dari sumber terpercaya, dr. MI menyatakan dengan tegas bahwa dirinya tidak pernah mengirim pesan melalui DM Instagram kepada pemilik akun @leonakanza_17.

Ia juga membantah melakukan pesan pribadi maupun pelecehan verbal melalui Instagram kepada akun tersebut pada sejumlah waktu yang disebut dalam percakapan yang beredar.

Bantah Kirim DM pada Tiga Waktu

Dalam keterangannya, dr. MI menyatakan tidak melakukan pesan pribadi atau pelecehan verbal melalui Instagram kepada akun @leonakanza_17 pada 19 Desember 2025 pukul 08.10 WIB.

Ia juga membantah melakukan hal serupa pada 12 Februari 2026 pukul 21.11 WIB dan 30 Agustus 2026 pukul 19.48 WIB.

Menurutnya, pada waktu-waktu tersebut dirinya sedang menjalankan tugas sebagai dokter dan berada di RSUD Lebong.

Untuk waktu 19 Desember 2025 pukul 08.10 WIB, ia menyebut sedang menjalankan pelayanan di poliklinik kandungan RSUD Lebong.

"Pada tanggal 19 Desember 2025 pukul 08.10, saya faktanya sedang mengisi poliklinik kandungan RSUD Lebong,"ungkapnya dalam keterangan yang disampaikan.

Sementara pada 12 Februari 2026 pukul 21.11 WIB, dr. MI menyebut dirinya masih berada di RSUD Lebong untuk menangani pasien.

"Pada tanggal 12 Februari 2026 pukul 21.11, faktanya masih berada di RSUD Lebong memeriksa pasien PONEK yang baru dan dilanjutkan hingga tindakan operatif,"jelasnya.

Kemudian untuk waktu 30 Agustus 2026 pukul 19.48 WIB, ia menyebut masih berada di ruang operasi.

"Pada tanggal 30 Agustus 2026 pukul 19.48, faktanya saya masih berada di ruang operasi, karena baru selesai melakukan tindakan operasi SC," ungkapnya.

Dokter Sebelumnya Sebut Akun Instagram Diretas

Sebelumnya, dalam perkembangan kasus tersebut, pihak dokter juga disebut menyatakan bahwa akun Instagram miliknya telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com menyebut dr. MI bahkan telah menggandeng pengacara. Bahkan juga ada informasi, dari pihak dokter dan pengacaranya juga berupaya berkomunikasi langsung dengan pihak selebgram.

Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti informasi tersebut. 

RSUD Lebong Masih Tunggu Klarifikasi

Direktur RSUD Lebong, dr. Meinoffiandi Leswin, mengatakan pihak manajemen masih menindaklanjuti informasi viral yang menyeret nama dokter tersebut.

Pihak rumah sakit masih melakukan pembahasan di tingkat manajemen dan menindaklanjuti klarifikasi langsung dari dr. MI.

"Terkait hal itu, sedang kita rapatkan dan menjadi pembahasan di manajemen,"kata dr. Meinoffiandi.

Ia menegaskan, RSUD Lebong belum menentukan sikap maupun sanksi terhadap dokter tersebut.

Menurutnya, pihak rumah sakit tidak ingin gegabah mengambil keputusan karena dr.MI berkaitan dengan pelayanan terhadap pasien yang jumlahnya cukup banyak.

Namun, apabila setelah proses klarifikasi dan penelusuran memang ditemukan adanya pelanggaran, pihak rumah sakit menyatakan akan mengambil tindakan sesuai ketentuan.

"Jika memang ia melakukan perbuatan itu, maka tentu ada sanksinya. Namun sekarang belum bisa gegabah, karena menyangkut pelayanan terhadap pasien yang sudah banyak,"ujarnya.

Dr. Meinoffiandi memastikan RSUD Lebong akan segera mengambil langkah setelah proses pembahasan dan klarifikasi dilakukan.

"Namun yang jelas, secepatnya akan ada tindakan dari RSUD Lebong. Secepatnya kita kabarin," tegasnya.

Kirana Clinic Sudah Nonaktifkan Dokter

Berbeda dengan RSUD Lebong yang masih melakukan proses klarifikasi, Kirana Clinic Curup sebelumnya telah mengambil langkah terhadap dr. MI.

Manajemen Kirana Clinic menyatakan menonaktifkan penugasan dr. MI, Sp.OG sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Keputusan tersebut disampaikan Kirana Clinic melalui surat resmi bernomor 1184/SKM/KC/IX/2026 tertanggal 2 September 2026.

Dalam surat itu, manajemen Kirana Clinic menjelaskan sejumlah hal terkait percakapan di Instagram antara akun @iballmd dan @leonakanza_17.

Akun @iballmd disebut merupakan akun media sosial milik dokter kandungan berinisial MI, salah satu tenaga ahli di Kirana Clinic.

Manajemen Kirana Clinic menyebut persoalan tersebut merupakan percakapan pribadi yang terjadi di luar lingkungan pelayanan kesehatan.

"Manajemen menyatakan bahwa permasalahan di media sosial yang diduga dilakukan oleh Saudara dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG tersebut merupakan percakapan pribadi dan terjadi di luar lingkungan proses pelayanan kesehatan di Kirana Clinic," tulis pihak klinik dalam surat tersebut, dikutip TribunBengkulu.com, Rabu (2/9/2026). 

Meski demikian, pihak klinik mengaku telah meminta dokter yang bersangkutan memberikan klarifikasi secara personal terkait persoalan yang berkembang.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab profesi agar persoalan yang beredar dapat dijelaskan.

Kirana Clinic juga menyatakan telah mengambil tindakan terhadap dokter tersebut.

"Penugasan dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG di Kirana Clinic kami nonaktifkan sampai batas waktu yang belum ditentukan," tulis manajemen.

Selain itu, Kirana Clinic menegaskan tetap berkomitmen menjaga integritas, profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kirana Clinic berkomitmen penuh untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan kualitas layanan bagi seluruh masyarakat," tulis pihak klinik.

Manajemen Kirana Clinic juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul akibat persoalan tersebut.

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat situasi ini," tulisnya.

Pihak klinik berharap klarifikasi tersebut bisa memberikan kejelasan sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.

"Kami berharap klarifikasi ini dapat meluruskan situasi yang berkembang dan memberikan kejelasan bagi semua pihak yang terkait," tulis Kirana Clinic.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.