TRIBUNSUMSEL.COM - Sholawat busyrolana adalah salah satu lagu qasidah yang sering dibawakan penyanyi religi dan cukup populer bagi umat muslim.
Sholawat busyrolana diciptakan Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki, ulama dari Yaman yang hidup kurun waktu 1944-2024.
Sholawat Busyrolana menjadi populer setelah sering dibawakan Majelis Sholawat Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dan Azzahir. Sholawat Busyrolana juga dicover sejumlah penyanyi religi.
Dalam syairnya Sholawat Busyorolana menceritakan rasa bahagia bisa berkunjung ke makam Rasulullah Muhammad SAW di Madinah.
Sholawat Busyrolana disebut juga Sholawat Ya Nafsuti Bibiliqo karena kata-kata tersebut ada dalam lirik lengkap sholawat. Artinya adalah "Wahai nafsu, puaslah dengan perjumpaan ini".
Yâ nafsu thîbî billiqô, Yâ ‘ainu qorrî a’yunâ
(Wahai nafsu, puaslah dengan perjumpaan ini. Wahai mata, sejukkanlah semua mata kami)
Hâdzâ jamâlul Mushthofâ, Anwâruhu lâ hat lanâ
(Lihat! Inilah keindahan al-Musthafa . Cahayanya lebih kelihatan dan mempersona bagi kita semua)
Yâ thoibatu mâdzâ naqûl, Wa fîki qod hallar rosûl
(Duhai Thaibah (Madinah), apa yang dapat kami katakan? Jika Rasul telah mendiami wilayahmu)
Wa kullunâ narjûl wushûl, Limuhammadin nabiynâ
(Dan kami semua ingin berjumpa. Dengan Muhammad, Nabi kami)
Busyrôlanâ nilnâl munâ, Zâlal ‘anâ wa falhanâ
(Kebahagiaan milik kami kerana kami memperoleh harapan. Dan hilang sudah semua kesusahan, lengkap sudah semua kebahagiaan)
Waddahru anjaza wa’dahu, Wal bisyru adlhâ mu’lanâ
(Dan waktu sudah menepati janjinya. Dan kebahagiaan menampakkan kemuliaan kami. Berlumuran dengan wangian kegembiraan menanti pertemuan dengan insan termulia)
Sholli 'alaihi da iman, fi kulli hinin robbana
(Semoga shalawat tetap baginya. Dalam setiap masa, wahai tuhan kami)
Wa alihi wa shohbihi, ahlul maani wal wafa
(Dan kepada keluarganya dan para sahabatnya, keluarga terpuji dan amanah)
Sholli wa sallim yâ salâm.. ‘Alannabiy mâhidh-dholâm
(Wahai Tuhan Maha Pemberi Salam, berikan selawat dan salam. Kepada Nabi menghilangkan kegelapan)
Wal âli was-shohbil kirôm, Mâ unsyidat busyrô lanâ
(Juga keluarga, para sahabat yang mulia. Selama disenandungkan qasidah “Busyro Lana”)
Membaca sholawat Busyrolana secara rutin dapat memiliki beberapa keutamaan, seperti:
Demikian ulasan Lirik Sholawat Busyrolana Arab dan Latin beserta Terjemahan, Keutamaan Mengamalkan.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com