TRIBUNMANADO.CO.ID - Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) melalui Komite Masyarakat Perbankan Peduli (KMPP) kembali melaksanakan aksi penghijauan.
Universitas Klabat (Unklab) Manado menjadi lokasi aksi penghijauan KMPP Perbanas, Rabu 2 September 2026 sore.
Aksi penanaman bibit pohon ini dipusatkan di area ruang hijau.
Halaman yang berada di sekitar gedung Rektorat Unklab.
Kampus Universitas Klabat Manado berada di Jalan Arnold Mononutu, Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi, Minahasa Utara.
Kampus ini berjarak sekitar 30 km dari Kota Manado.
Universitas Klabat dapat ditempuh sekitar 45 menit dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.
Ketua KMPP Perbanas, Tribuana Tunggadewi menjelaskan, aksi penghijauan ini merupakan gelaran keempat kalinya.
Sebelumnya pada Maret 2024 telah dilakukan penanaman 300 bibit pohon Mahoni di Bantaran Sungai Sei Sikambing dan Sungai Belawan, Medan bekerja sama dengan Pengurus Perbanas Medan.
Kemudian di Wonorejo, Surabaya November 2024 aksi menanam sebanyak 50 pohon Tabebuya.
Selanjutnya pada Juni 2026 KMPP Perbanas bersama-sama dengan Pusat Pemerintahan Ibukota Nusantara (IKN) menanam 1.153 bibit pohon yang memiliki nilai ekologis dan konservasi tinggi seperti pohon Angsana, Bungur, Jambu Biji, dan Kapuk.
"Kali ini kita menanam 206 bibit pohon yang terdiri dari pohon cemara dan berbagai macam pohon buah-buahan," kata Tribuana yang kini Direktur Human Capital PT Pegadaian (Persero).
Katanya, piihan berbagai macam pohon ini karena tanaman ini termasuk tanaman yang mudah tumbuh, banyak manfaat, dan tentunya mengurangi
polusi udara.
Ia menyampaikan, menanam bukan hanya sekedar memindahkan bibit untuk ditancapkan pada hamparan tanah yang telah dibuat lubang.
"Melainkan juga harus merawat dengan penuh rasa sayang apa yang kita tanam sehingga nantinya dapat dirasakan manfaatnya untuk generasi mendatang," ujarnya.
Katanya, hal ini sesuai dengan tema aksi penghijauan, Perbanas Mewariskan Bumi Lebih Hijau.
Katanya, kiprah KMPP Perbanas dalam rangka menghijaukan bumi Indonesia tercinta tidak hanya sampai di sini.
"Kami tetap berkomitmen untuk melakukan penghijauan di kota-kota lain di Indonesia," ujarnya.
Aksi penghijauan ini turut dilakukan Rektor Unklab, Prof Pdt Danny Rantung I Rantung MBA PhD; Ketua Yayasan Universitas Klabat, Pdt Ronad Rantung MMin; Kepala OJK Sulutgo, Robert HP Sianipar; Pinwil Pegadaian V Suluttenggo Malut Papua, Maksum; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulut, Weldi Poli; Wakil Bendahara Perbanas, Dio Alex Samsuri dan Ketua Perbanas Sulut, Rillya Pua dan jajaran pejabat di lingkungan Rektorat dan Fakultas di Unklab.
Ketua Yayasan Universitas Klabat, Pdt Ronald Rantung MMin mengungkapkan syukur karena kampus hijau ini dipilih sebagai tujuan aksi penghijauan.
"Ini sudah tepat karena sejak dulu Unklab dikenal dengan sebutan Green Campus, kampus hijau," ujarnya.
Aksi ini terasa sangat bermakna karena berlangsung di tengah musim kemarau dan fenomena El Nino yang sudah berlangsung lebih dari dua bulan.
"Unklab senantiasa berkomitmen menciptakan area kampus yang hijau dan asri. Semoga apa yang kita tanam hari ini bisa kita wariskan untuk generasi nanti," jelasnya.
Ketua Perbanas Sulawesi Utara, Rillya Pua mengungkapkan, bibit Cemara dan tanaman buah yang diserahkan sesuai dengan kebutuhan Unklab.
"Kami mengalokasikan dan memfasilitasi bibit sesuai yang diminta. Ke depan, kita tetap melakukan monitoring, bagaimana perawatannya," ujar Rillya yang didampingi Bendahara Perbanas Sulut, Steward Khotania.
Katanya lagi, aksi penghijauan ini bertujuan mewujudkan lingkungan kampus asri dan hijau. Sehingga bisa menjadi ruang terbuka hijau yang nyaman untuk belajar.
"Lebih dari itu, kita membawa pesan pentingnya melestarikan lingkungan kepada generasi muda. Salah satu aksinya lewat penanaman pohon," jelasnya.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini