Bandara Rahadi Oesman Ketapang Ungkap Penyebab 4 Penerbangan Wings Air Cancel
Faiz Iqbal Maulid September 03, 2026 05:24 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) beri penjelasan soal empat penerbangan Wings Air yang dibatalkan pada Rabu 2 September 2026.

‎Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Donny Suryana Harris, mengatakan sejumlah penerbangan mengalami pembatalan dan keterlambatan akibat terbatasnya jarak pandang atau visibility antara Bandara Rahadi Oesman dan Bandara Internasional Supadio Pontianak.

‎"Untuk Wings Air dengan rute Ketapang-Pontianak, dari enam jadwal penerbangan terdapat empat penerbangan yang cancel," kata Donny saat dikonfirmasi, Rabu siang WIB.

‎Empat penerbangan Wings Air yang dibatalkan yakni IW 1345 dengan jadwal keberangkatan pukul 07.00 WIB, IW 1441 pukul 08.20 WIB, IW 1349 pukul 10.40 WIB, dan IW 1347 pukul 13.30 WIB.

‎Sementara dua penerbangan lainnya mengalami keterlambatan.

Penerbangan IW 1343 yang dijadwalkan berangkat pukul 10.40 WIB baru dapat diberangkatkan pada pukul 14.00 WIB.

‎Sedangkan penerbangan IW 1341 yang dijadwalkan berangkat pukul 15.25 WIB mengalami keterlambatan hingga pukul 16.48 WIB.

• Angkasa Pura Supadio Jelaskan soal Garuda Gagal Mendarat dan Tiga Penerbangan Delay

‎Donny juga menjelaskan gangguan ini tidak hanya dialami pada jadwal keberangkatan melainkan juga dialami pada jadwal kedatangan. ‎

‎"Untuk kedatangan juga begitu, ada yang mengalami cancel dan delay," ujarnya.

‎Selain Wings Air, penerbangan Fly Jaya rute Ketapang-Halim, Jakarta, juga mengalami keterlambatan.

‎Penerbangan KS 144 yang dijadwalkan berangkat pukul 13.55 WIB baru dapat diberangkatkan pada pukul 15.10 WIB.

‎Donny menjelaskan, pembatalan dan keterlambatan penerbangan tersebut dipengaruhi kondisi kabut asap yang menyebabkan jarak pandang di Bandara Rahadi Oesman Ketapang maupun Bandara Supadio Pontianak menjadi terbatas.

‎"Delay dan cancel diakibatkan kabut asap yang mengakibatkan terbatasnya jarak pandang atau visibility di Bandara Rahadi Oesman Ketapang dan Bandara Supadio Pontianak," jelasnya.

‎Kondisi tersebut membuat operasional penerbangan harus menyesuaikan dengan kondisi cuaca dan jarak pandang demi keselamatan penerbangan.

‎Donny juga mengimbau para penumpang untuk terus memantau informasi terbaru dari pihak maskapai, terutama apabila terjadi perubahan jadwal penerbangan akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung.

‎"Kami mengimbau agar penumpang selalu update informasi dari pihak airline jika sewaktu-waktu ada perubahan jadwal akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung bagi penerbangan," pungkasnya.

• ‎Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Ketapang, 4 Jadwal Wings Air Dibatalkan

Jarak dari pusat Kota Ketapang ke Bandara Rahadi Oesman hanya sekitar 4 km dengan waktu tempuh 10–15 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat melalui Jalan Pattimura.

Rute utama yang dapat ditempuh dari pusat Kota melalui simpang Jalan Sisingamangaraja lalu masuk ke Jalan Pattimura lalu langsung menuju bandara.

Garuda Batal Mendarat di Supadio

Di sisi lain, penerbangan Garuda Indonesia dilaporkan gagal mendarat di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) diduga karena faktor kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Rabu 2 September 2026.

Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak, Joko Wahyudi membenarkan hal itu.

Ia menyebut pesawat Garuda Indonesia itu terpaksa kembali ke Jakarta.

“Untuk penerbangan Garuda, ada satu flight yang gagal landing dan kembali ke Jakarta,” kata Joko Wahyudi saat dikonfirmasi, Rabu pagi.

Selain penerbangan Garuda tersebut, Joko menyebutkan terdapat tiga penerbangan lain yang mengalami keterlambatan di Supadio yaitu pesawat 1 pesawat Garuda dan 2 pesawat Batik Air.

“Ada juga tiga penerbangan yang mengalami delay,” ujarnya.

Profil Donny Suryana Harris

Donny Suryana Harris merupakan Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara Rahadi Oesman Ketapang.

Ia dikenal aktif menjaga kelancaran operasional bandara.

Namanya mencuat usai menyiagakan genset 250 kVA saat pemadaman listrik bergilir di Ketapang.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.