Angkasa Pura Supadio Jelaskan soal Garuda Gagal Mendarat dan Tiga Penerbangan Delay
Faiz Iqbal Maulid September 03, 2026 05:24 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penerbangan maskapai Garuda Indonesia dilaporkan gagal mendarat di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) diduga karena faktor kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Rabu 2 September 2026.

Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak, Joko Wahyudi membenarkan hal itu.

Ia menyebut pesawat Garuda Indonesia itu terpaksa kembali ke Jakarta.

“Untuk penerbangan Garuda, ada satu flight yang gagal landing dan kembali ke Jakarta,” kata Joko Wahyudi saat dikonfirmasi, Rabu pagi.

Selain penerbangan Garuda tersebut, Joko menyebutkan terdapat tiga penerbangan lain yang mengalami keterlambatan di Supadio yaitu pesawat 1 pesawat Garuda dan 2 pesawat Batik Air.

“Ada juga tiga penerbangan yang mengalami delay,” ujarnya.

Pihak pengelola Bandara Internasional Supadio Pontianak terus melakukan pemantauan terhadap kondisi operasional penerbangan dan berkoordinasi dengan pihak maskapai terkait.

Gagal mendaratnya Garuda dan tiga penerbangan delay itu diduga karena kabut asap tebal yang menyelimuti Kota Pontianak dan sekitarnya pada Rabu pagi.

• Karhutla Dekat Bandara Supadio Jadi Prioritas, Asap Tebal Ganggu Jarak Pandang Penerbangan

Terpisah, salah seorang warga Kota Pontianak, Evan mengatakan rekannya juga mengalami pembatalan penerbangan menuju Jakarta akibat kondisi kabut asap.

“Penerbangan ke Jakarta itu kabarnya dari teman saya dibatalkan karena kabut asap tebal,” ujarnya di Bandara Supadio, Rabu siang.

Sebagai informasi, akses menuju Bandara Supadio tidak sulit.

Jarak antara Bandara ini dengan pusat kota Pontianak sekitar 17 km dengan waktu tempuh 20–35 menit menggunakan taksi resmi, Grab/Gojek atau shuttle hotel.

4 Penerbangan Bandara Ketapang Cancel

Di sisi lain, Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Donny Suryana Harris mengungkap sejumlah penerbangan mengalami pembatalan dan keterlambatan akibat terbatasnya jarak pandang atau visibility.

‎"Untuk Wings Air dengan rute Ketapang-Pontianak, dari enam jadwal penerbangan terdapat empat penerbangan yang cancel," kata Donny saat dikonfirmasi, Rabu 2 September 2026.

Empat penerbangan Wings Air yang dibatalkan yakni IW 1345 dengan jadwal keberangkatan pukul 07.00 WIB, IW 1441 pukul 08.20 WIB, IW 1349 pukul 10.40 WIB, dan IW 1347 pukul 13.30 WIB.

‎Sementara dua penerbangan lainnya mengalami keterlambatan. Penerbangan IW 1343 yang dijadwalkan berangkat pukul 10.40 WIB baru dapat diberangkatkan pada pukul 14.00 WIB.

‎Sedangkan penerbangan IW 1341 yang dijadwalkan berangkat pukul 15.25 WIB mengalami keterlambatan hingga pukul 16.48 WIB.

‎Donny juga menjelaskan gangguan ini tidak hanya dialami pada jadwal keberangkatan melainkan juga dialami pada jadwal kedatangan. 

‎"Untuk kedatangan juga begitu, ada yang mengalami cancel dan delay," ujarnya.

‎Selain Wings Air, penerbangan Fly Jaya rute Ketapang-Halim, Jakarta, juga mengalami keterlambatan.

‎Penerbangan KS 144 yang dijadwalkan berangkat pukul 13.55 WIB baru dapat diberangkatkan pada pukul 15.10 WIB.

‎Donny menjelaskan, pembatalan dan keterlambatan penerbangan tersebut dipengaruhi kondisi kabut asap yang menyebabkan jarak pandang di Bandara Rahadi Oesman Ketapang maupun Bandara Supadio Pontianak menjadi terbatas.

‎"Delay dan cancel diakibatkan kabut asap yang mengakibatkan terbatasnya jarak pandang atau visibility di Bandara Rahadi Oesman Ketapang dan Bandara Supadio Pontianak," jelasnya.

• BREAKING NEWS - Darurat Kabut Asap! Pesawat Garuda Gagal Landing di Bandara Supadio Pontianak

Daftar Kompensasi Delay Pesawat

Berikut rincian lengkap kompensasi delay pesawat semua kategori sesuai Permenhub Nomor PM 89 Tahun 2015:

1. Delay 30–60 menit = Minuman ringan.

2. Delay 61–120 menit = Minuman + makanan ringan (snack box).

3. Delay 121–180 menit = Minuman + makanan berat.

4. Delay 181–240 menit = Minuman + snack box + makanan berat.

5. Delay lebih dari 240 menit = Uang tunai Rp300.000.

6. Pembatalan penerbangan = Dialihkan ke penerbangan berikutnya atau refund penuh tiket.

Profil Joko Wahyudi

Joko Wahyudi diketahui sebagai Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) di Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Ia dikenal aktif menginisiasi program CSR seperti Safari Ramadan, khitanan massal, hingga kegiatan sosial lain yang melibatkan masyarakat sekitar bandara.

Namanya disebut sebagai salah satu komunikator utama saat bandara Supadio meraih Best Airport of 2–5 Million Passengers Asia-Pacific dan Easiest Airport Journey Asia-Pacific pada ASQ Awards 2025.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.