TRIBUNJAKARTA.COM - Para pencari kerja masih belum telat untuk mengikuti Career Fest di Balai Prajurit Ragunan, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu.
Pasalnya, kegiatan tersebut digelar hingga Jumat 4 September 2026.
Kegiatan yang digelar Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Selatan itu diikuti 37 perusahaan dengan menyediakan 3.857 posisi lowongan kerja.
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, Career Fest merupakan i ruang kolaborasi antara pelaku usaha, pencari kerja, dunia pelatihan dan masyarakat sebagai
upaya menekan tingkat pengangguran terbuka.
Mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta itu menuturkan pihaknya juga mengundang institusi pendidikan untuk melihat secara langsung kebutuhan dunia industri saat ini.
Langkah tersebut dilakukan agar proses pembelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi dapat selaras dengan kompetensi yang dibutuhkan pasar kerja.
"Tentu kami juga berharap para pencari kerja menggunakan momentum ini untuk mendapatkan informasi secara baik mengenai dunia usaha yang ada. Hal ini bertujuan agar dunia usaha yang dituju sesuai dengan kompetensi, latar belakang pendidikan, dan keterampilan yang didapatkan selama masa sekolah maupun kuliah," kata Syafrin Liputo.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta Syaripudin memaparkan, selain membuka lowongan untuk posisi umum, seperti account manager dan IT programmer, bursa kerja tersebut juga menyediakan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
"Tingkat efektivitas job fair Pemprov DKI mencapai 40 persen. Proses rekrutmen memang membutuhkan waktu satu hingga tiga bulan karena ada tahapan seleksi administrasi, wawancara, hingga pemenuhan kualifikasi perusahaan," kata Syaripudin.
Syaripudin menuturkan, tingkat pengangguran terbuka di DKI Jakarta terus menunjukkan tren penurunan, dari sebelumnya 6,18 persen menjadi 6,05 persen, dan saat ini berada di angka 5,79 persen.
Selain bursa kerja, lanjut Syaripudin, Career Fest juga dilengkapi layanan informasi pelatihan kerja serta melibatkan UMKM binaan Sudin Nakertransgi Jakarta Selatan.
"Pencari kerja di sini juga dapat mengikuti talkshow, cek kesehatan gratis, dan lain sebagainya," katanya.
Sedangkan, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino menegaskan komitmen untuk terus mendukung program yang berpihak pada peningkatan kualitas dan pemerataan kesempatan kerja bagi seluruh warga Jakarta.
Menurutnya, saat masyarakat memiliki akses terhadap pekerjaan yang layak, kesejahteraan akan meningkat, ketimpangan berkurang, dan pembangunan dapat berjalan lebih inklusif.
"Mari kita jadikan kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, membuka peluang bagi anak-anak muda kita, serta membangun Jakarta yang lebih adil dan sejahtera untuk semua," imbuhnya.
Baca juga: Penipuan Modus Lowongan Kerja di Pasar Minggu, Korban Diminta Uang Rp 1,9 Juta
Baca juga: Jaktim Gelar Inclusive Job Fair, 2.000 Lowongan Kerja untuk PMI Hingga Disabilitas
Baca juga: Marak Lowongan Kerja Palsu di Jakbar, Wali Kota Minta Jajaran Sisir Medsos dan Dorong Jalur Hukum