Persita Turunkan Pemain Baru Hadapi PSIM Yogyakarta, Carlos Pena: Harus Tampil Baik
Yoseph Hary W September 04, 2026 06:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Persita Tangerang  bakal memainkan punggawa anyar saat melakoni laga perdana Super League 2026/2027 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (5/9/2026) sore.

Pelatih Persita, Carlos Pena, memastikan persiapan timnya telah dilakukan dalam waktu cukup panjang. Berbagai laga uji coba juga dijalani untuk mematangkan kesiapan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

“Persiapan kita berjalan cukup panjang. Kami sudah memainkan banyak pertandingan persahabatan melawan tim-tim yang kompetitif,” kata Pena dalam konferensi pers via zoom jelang laga, Jumat (4/9/2026).

Pemain dituntut tampil maksimal

Menurutnya, laga pembuka memiliki arti penting, karena itu, Persita dituntut tampil maksimal sejak pertandingan pertama, bukan hanya ketika kompetisi memasuki fase akhir.

“Kami ingin mempersiapkan tim sebaik mungkin agar siap menghadapi pertandingan pertama. Bagi saya, pertandingan pertama sama pentingnya dengan pertandingan terakhir,” ujarnya.

Menghadapi PSIM, eks pemain Real Valladolid ini juga membuka peluang sejumlah pemain baru Persita untuk menjalani debut.

Pelatih asal Spanyol itu menyebut komposisi anyar Persita menjadi bagian dari persiapan tim menghadapi musim baru.

“Kami memiliki banyak pemain baru musim ini. Jadi, tentu saja beberapa dari mereka akan bermain besok,” tutur Carlos.

Opsi lini depan

Salah satu sektor yang menarik perhatian adalah lini depan. Persita memiliki sejumlah opsi, di antaranya Alex Ramalingam hingga Aleksa Andrejic.

Carlos menyebut Alex Ramalingam sebagai striker murni yang dimiliki Persita. Sementara Aleksa juga bisa dimainkan sebagai penyerang setelah menunjukkan kemampuannya di posisi tersebut pada musim sebelumnya.

Carlos menegaskan dirinya memberikan kepercayaan kepada dua pemain itu.

“Saya percaya penuh kepadanya. Mereka harus mencetak gol untuk tim sepanjang musim. Momen mereka akan datang,” katanya.

Bahkan, Carlos membuka kemungkinan memainkan pemain tersebut sejak menit awal.

“Besok mereka mungkin bisa menjadi starter. Mereka harus tampil baik dan mereka sendiri yang akan menentukan siapa yang mendapat lebih banyak menit bermain,” ujarnya.

Persita datang ke Bantul ketika PSIM tengah merayakan hari jadinya. Namun, Carlos Pena memastikan situasi tersebut tidak menambah tekanan bagi timnya.

Menurut dia, target Persita tetap sama seperti setiap pertandingan meraih tiga poin.

“Tekanannya selalu sama. Pertandingan pertama sama dengan pertandingan terakhir. Kami bermain untuk tiga poin,” tegas Carlos.

Analisis kekuatan PSIM Yogyakarta

Ia juga mengaku telah menganalisis kekuatan PSIM. Keberadaan Jean-Paul van Gastel sebagai pelatih serta sejumlah pemain yang masih bertahan dari musim lalu menjadi perhatian Persita.

“Kami mengenal mereka dengan baik dari musim lalu. Mereka masih memiliki pelatih yang sama dan mempertahankan sebagian besar pemain penting,” katanya.

Carlos pun memprediksi pertandingan akan berjalan sulit, terlebih Persita berstatus sebagai tim tamu.

“Besok akan menjadi pertandingan yang berat. Setiap pertandingan memang sulit, terutama ketika bermain tandang. Kami akan memberikan 100 persen untuk mendapatkan tiga poin,” ujar Carlos.

Sementara itu, bek Persita Javlon Guseynov memastikan seluruh pemain telah siap menyambut dimulainya musim baru.

“Kami sudah melakukan banyak uji coba dan latihan. Menurut saya, tim sudah siap untuk pertandingan besok. Kami juga mencoba menganalisis lawan. Kami akan berjuang untuk tiga poin,” lanjutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.