Usia dan Sosok Ahmadin dan Ahmad Rizani, Dua Relawan Karhutla Meninggal Usai Berjuang Padamkan Api
Rusaidah September 04, 2026 10:22 PM

 

POSBELITUNG.CO – Duka menyelimuti para relawan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Yakni Ahmadin dan Ahmad Rizani, dua relawan karhutla di Kalteng meninggal usai berjuang memadamkan api.

Diketahui, dua relawan yang selama ini terlibat dalam upaya pemadaman karhutla dilaporkan meninggal dunia setelah menjalankan tugas di lapangan.

Keduanya adalah Ahmadin alias Itam Madin (56), relawan Damkar Huma Singgah Itah di Kelurahan Mendawai, serta Akhmad Rizani atau Rijani (54), Ketua Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Palangka.

Sosok Ahmadin

Ahmadin  alias Itam Madin merupakan anggota relawan Damkar Huma Singgah Itah yang berada di Kelurahan Mendawai, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Ia diketahui sempat ikut dalam kegiatan pemadaman karhutla sebelum kondisi kesehatannya menurun.

Baca juga: Selebgram Leona Kanza yang Ngaku di-DM dr Iqbal Ternyata Pernah Terseret Isu Video Tak Senonoh

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat, Samuel, memastikan Ahmadin tidak meninggal saat berada di lokasi kebakaran.

Setelah menyelesaikan tugas pemadaman, Ahmadin mengeluhkan kondisi kesehatan dan kemudian menjalani perawatan di rumah sakit.

”Beliau tidak meninggal di lokasi kejadian pemadaman. Pascapemadaman, beliau mengeluh sakit dan sempat diopname di rumah sakit untuk berobat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia beberapa hari kemudian,” ujar Samuel saat dikonfirmasi Kompas.com dari Palangka Raya, Jumat (4/9/2026).

Samuel mengatakan Ahmadin sebelumnya memiliki keluhan sesak napas. 

Faktor usia juga menjadi salah satu kondisi yang perlu diperhatikan.

Ia menduga kelelahan setelah menjalankan tugas pemadaman, ditambah keluhan pada pernapasan, ikut memengaruhi kondisi kesehatan Ahmadin.

”Memang beliau kondisi kesehatannya ada gejala sesak napas dan usianya sudah tua. Diperkirakan ada faktor kecapekan atau lelah usai pemadaman,” tambahnya.

Meski demikian, Ahmadin tercatat sebagai anggota resmi Masyarakat Peduli Api (MPA) di wilayah tersebut dan berada di bawah naungan BPBD Kotawaringin Barat.

Selama menjadi relawan, ia aktif membantu penanganan karhutla di lingkungan RT hingga Kelurahan Mendawai.

Baca juga: Punya 30 ART dan Fasilitas Rumah Mewah, Inilah Sumber Kekayaan Lain Pendakwah Riza Muhammad

Sebagai bentuk penghargaan dan kepedulian terhadap keluarga almarhum, BPBD Kotawaringin Barat bersama sejumlah pihak turut memberikan bantuan.

”Dari BPBD kami memberikan bantuan berupa sembako dan bantuan tali asih. Selain itu, ada juga dukungan dari jajaran instansi lain seperti Kejari dan masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian,” kata Samuel.

Sosok Akhmad Rizani

Kabar duka sebelumnya juga datang dari Kota Palangka Raya. 

Akhmad Rizani (54), Ketua Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Palangka, meninggal dunia pada Kamis (27/8/2026).

Sebelum meninggal, Akhmad sempat menjalankan tugas pemadaman karhutla di Jalan Rungan Ujung, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (22/8/2026). Seusai berada di lokasi pemadaman, kondisi kesehatan Akhmad dilaporkan menurun dan ia kemudian dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.

Ketua Emergency Respons Palangka Raya, Jean Steve, mengatakan Akhmad diduga mengalami kelelahan setelah menjalankan tugas di lapangan.

Baca juga: Diam-diam Pacaran 4 Tahun, Inilah Sosok Pria yang Berhasil Taklukkan Hati Aura Kasih, Bukan Artis

Meski begitu, penyebab meninggalnya Akhmad belum dapat dipastikan hanya karena kelelahan. Kemungkinan adanya penyakit bawaan juga masih perlu ditelusuri.

"Benar, meninggal beliau kabarnya karena kelelahan. Tapi kita belum tahu apakah memang ada penyakit bawaan lainnya," kata Jean dilansir dari Tribun Kalteng, Kamis.

Pada Sabtu (22/8/2026), Akhmad bersama personel TSAK Palangka dikerahkan untuk membantu memadamkan karhutla di Jalan Rungan Ujung.

Setelah berada di lokasi, kondisi tubuhnya mengalami penurunan hingga akhirnya harus mendapatkan pertolongan medis.

Wakil TSAK Kelurahan Palangka, Mulyadi (55), mengatakan Akhmad langsung dibawa ke rumah sakit.

(Tribun Kalteng/Kompas.com/Bangkapos.com/Posbelitung.co)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.