CAT Petugas Haji Kalsel Digelar Besok, Peserta Diminta Sudah Hadir Pukul 08.00
Budi Arif Rahman Hakim September 04, 2026 10:51 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 36 peserta dijadwalkan mengikuti Computer Assisted Test (CAT) seleksi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kalimantan Selatan di Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN), Sabtu (5/9).

Peserta terdiri atas 17 orang untuk formasi Bimbingan Ibadah dan 19 orang untuk formasi Nonkloter.

Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalsel, Rasyid Luthfiyana mengingatkan seluruh peserta mempersiapkan diri dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia selama pelaksanaan seleksi.

“Kami berharap seluruh peserta dapat hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh ketentuan yang sudah disampaikan,” ujar Rasyid, Jumat (4/9/2026).

Peserta diwajibkan sudah berada di lokasi ujian dan melakukan absensi manual pada pukul 08.00 Wita.

Selain itu, peserta wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli serta kartu peserta ujian CAT yang telah diunduh melalui akun masing-masing. Kartu peserta harus dicetak berwarna dengan barcode dan nomor peserta yang terlihat jelas agar memudahkan proses pemindaian.

Baca juga: Polisi Ungkap Oknum Guru PPPK di Tanahbumbu Kalsel Cabuli Siswinya 30 Kali, Ada Dilakukan di Mobil

Baca juga: Fafage Banua Absen di Futsal Super Cup 2026, Tumpuan Warga Kalsel Kini Ada di Duo Pangsuma FC

Rasyid mengingatkan peserta untuk memperhatikan seluruh persyaratan sebelum memasuki lokasi ujian.

“Jangan sampai ada peserta yang terkendala hanya karena kelengkapan administrasi atau tidak memperhatikan tata tertib. KTP asli dan kartu peserta harus dibawa, termasuk memperhatikan ketentuan pakaian,” katanya.

Sebelum ujian dimulai, peserta akan menjalani proses pengenalan wajah dan pemindaian barcode untuk mendapatkan Nomor Identitas Pribadi atau PIN peserta.

Peserta laki-laki diwajibkan mengenakan kemeja putih polos tanpa corak dengan celana panjang hitam atau gelap berbahan kain. Sementara peserta perempuan mengenakan kemeja putih polos tanpa corak dengan celana atau rok panjang hitam atau gelap berbahan kain serta jilbab hitam.

Sejumlah barang juga dilarang dibawa ke ruang seleksi, di antaranya buku dan catatan, jam tangan, perhiasan, aksesoris, ikat pinggang, kalkulator hingga perangkat elektronik seperti telepon genggam, laptop, tablet, flashdisk dan kamera.

Peserta juga dilarang membawa makanan dan minuman ke ruang ujian, berbicara dengan sesama peserta selama seleksi berlangsung, keluar ruangan tanpa izin panitia, maupun melakukan tindakan kecurangan dalam bentuk apa pun.

“Seleksi ini harus diikuti dengan tertib. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama, sehingga kami meminta seluruhnya mengikuti aturan yang berlaku,” ujar Rasyid.

Selain itu, peserta diwajibkan membawa kantong plastik sampah untuk keperluan pribadi. 

Ketentuan tersebut diberlakukan karena tidak tersedia tempat sampah di lingkungan BKN dan setiap peserta diminta membawa kembali sampah masing-masing.

Rasyid berharap pelaksanaan CAT yang kedua ini berjalan lancar seperti seleksi bidang kesehatan yang sebelumnya telah dilaksanakan di lokasi yang sama.

“Yang terpenting peserta datang dengan persiapan yang baik dan mengikuti seluruh prosedur. Kami berharap pelaksanaan besok berjalan lancar,” pungkasnya.

Sebelumnya, CAT lebih dulu digelar untuk peserta seleksi petugas haji pada bidang kesehatan.
Dari 66 peserta yang ikut, hanya 29 orang yang nantinya dipilih berdasarkan perolehan nilai tertinggi. Mereka terdiri dari 15 dokter dan 14 perawat. (Banjarmasinpost.co.id/muhammad syaiful riki)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.