BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Sosok ulama Kharismatik Datu Ahmad Balimau, haul ke-191 dimulai malam ini, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 20.00 sampai selesai
Menjelang Haul Ke-191 Datu Ahmad Balimau di Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) persiapan telah dimatangkan.
Pantauan siang tadi, umbul-umbul, posko, tenda, hingga pos kesehatan telah dibangun di sekitar Desa Balimau serta sekitar desa terdekat.
Warga nampak sibuk menyiapkan tempat dan memasak guna menyediakan hidangan gratis bagi jemaah, Jumat (4//9/2026).
Baca juga: Kondisi Tiupan Angin Saat Kebakaran Lahan Menjadi-jadi di Kotabaru Kalsel, Perparah Kondisi
Baca juga: CAT Petugas Haji Kalsel Digelar Besok, Peserta Diminta Sudah Hadir Pukul 08.00
Haul hari pertama akan sesuai jadwal dilaksanakan di Kubah Al Alimull Allamah Qadhi H Ahmad Bin Mufti H Muhammad As’Ad, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 20.00 sampai selesai.
Sementara pelaksanaan hari ke dua dilaksanakan, Sabtu (5/9/2026) di Masjid Darussa’adah Desa Balimau sekitar pukul 08.00 Wita sampai selesai.
Berdasarkan informasi, saat pelaksanaan Haul pada malam hari diikuti sekitar 15 ribu jemaah dan siangnya 20 ribu.
Tingginya jemaah yang nantinya akan berhadir saat Haul Datu Ahmad Balimau pihak Polres HSS mengingatkan agar jemaah selalu mematuhi arahan relawan dan petugas kepolisian di lapangan agar berjalan lancar.
Kapolres HSS, AKBP Awaluddin Syam melalui Kapolsek Kalumpang, AKP Samsi, mengatakan Polres HSS memastikan pelaksanaan kelancaran Haul Ke-191 Datu Ahmad Balimau dengan dukungan sekitar 139 personel kepolisian.
“Anggota telah di floating di sejumlah titik oleh Kabag Ops Polres HSS terutama jalur lintas rawan macet akibat lalu lintas kendaraan dan jemaah yang berjalan serta mengganggu kelancaran Haul,” katanya.
Berkaca dari tahun-tahun lalu. Kapolsek Kalumpang mengingatkan agar jemaah mematuhi segala arahan petugas di lapangan.
“Terutama yang memarkirkan kendaraan sepeda motor ataupun mobil. Kita berharap jemaah mematuhi arahan petugas di lapangan agar pelaksanaan Haul lancar dan tertib sehingga tidak terjadi yang tidak diinginkan,” sampainya.
Saat pelaksanaan Haul pengendara roda dua dan empat atau lebih yang ingin melewati rute Kandangan-Margasari-Banjarmasin dapat mencari jalur lain guna menghadiri kemacetan saat kegiatan tersebut.
Dipersiapkan Matang
Intip persiapan Haul Ke-191 Datu Ahmad Balimau di Desa Balimau HSS Kalsel, digelar selama dua hari.
Haul Ke-191 Datu Ahmad Balimau, Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dimulai besok hari.
Haul Al Alimull Allamah Qadhi H Ahmad Bin Mufti H Muhammad As’Ad digelar Jumat (4/9/2026) berlokasi di Kubah dari pukul 18.00 sampai 23.00 Wita.
Sementara hari ke dua, Sabtu (5/9/2026) Haul digelar di Masjid Darussa’adah Desa Balimau yang dimulai sekitar pukul 07.13.00 Wita.
Berbagai persiapan telah dilaksanakan panitia dan warga Desa Balimau untuk pelaksanaan dan menyambut jemaah Haul yang datang dari berbagai wilayah.
Tenda dan dekorasi telah dipasang di sekitar desa hingga area Kubah dan masjid.
Kepala Desa Balimau, Alamsyah saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id mengatakan, mendekati hari pelaksanaan Haul Datu Ahmad Balimau kesiapan sudah hampir selesai.
“Sekitar 90 persen saat ini. Warga hanya menyelesaikan dekorasi di area kubah dan masjid. Insya Allah malam ini selesai,” katanya, Kamis (3/9/2026).
Tidak hanya itu, penerangan di sekitar lokasi Haul juga dilengkapi dan telah terpasang termasuk WC portable, serta tempat wudhu.
Kepala Desa Balimau memastikan jemaah Haul yang datang akan disambut oleh warga dna panitia.
“Hampir semua rumah dibuka dan menyiapkan tempat makan gratis dengan menu yang berbeda, meskipun tidak bisa disebut rest area. Namun, dipastikan warga kami antusias menyambut kedatangan jemaah sesuai kemampuan,” terangnya.
Tidak hanya warga. Panitia Haul juga telah menyiapkan konsumsi.
Haul Ke-191 Datu Ahmad Balimau digelar selama dua hari. Imbauan peralihan arus lalu lintas telah disampaikan jauh hari oleh panitia pelaksana.
Bagi pengendara roda dua dan empat atau lebih yang melewati rute Kandangan-Margasari-Banjarmasin agar dapat mencari jalur lain guna menghadiri kemacetan saat kegiatan tersebut.
Ulama Kebanggaan Kalsel
Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Syafrudin Noor, SE, S.Sos bersama Wakil Bupati H Suriani, S.Sos, MAP hadiri peringatan Haul Ke-190 Al-Alimul Alamah As-Syekh H Ahmad bin Mufti Syech H. M. As'ad, yang dikenal sebagai Datu Balimau.
Haul yang digelar di Masjid As-Sa’adah, Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang ini, bahkan dipadati masyarakat, Sabtu (13/9/2025), Bupati dan Wabup turut didampingi Sekretaris Daerah Muhammad Noor.
Jemaah berbondong-bondong berdatangan dari berbagai penjuru. Haul Datu Ahmad Balimau digelar selama dua hari, Jumat malam dan Sabtu pagi.
Bupati Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, relawan, dan warga yang telah mensukseskan acara ini, termasuk yang membuka rest area bagi jamaah, Sabtu (13/9/2025).
"Ini jangan hanya dijadikan sekadar tradisi tahunan, tetapi untuk meneladani akhlak dan perjuangan dari Datu Balimau, yang telah banyak berjasa besar dalam mengajarkan Islam, hikmah, dan kearifan bagi masyarakat Banjar, khususnya di HSS," kata Bupati.
Bupati yang juga merupakan keturunan (zuriat) dari Datu Balimau menambahkan, Kalimantan Selatan patut berbangga memiliki tokoh ulama seperti beliau.
Bupati HSS Syafrudin Noor gelar ramah tamah bersama keluarga besar Datu Ahmad Balimau sebagai bentuk pererat bersama alim ulama.
Ia,mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan momen haul ini sebagai ajang muhasabah diri, memperkuat ukhuwah islamiyah, dan meneruskan perjuangan dalam menegakkan syariat Islam serta menyebarkan ilmu di masyarakat.
"Jadikan haul sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa cinta kepada ulama serta meningkatkan persatuan, dengan harapan agar daerah diberkahi Allah SWT. Jangan mudah termakan isu yang bisa memecah belah masyarakat," pesannya.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan manaqib atau riwayat hidup Datu Balimau oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) HSS, TGH H.M Zailani. Beliau mengisahkan bahwa Syech H. Ahmad Balimau adalah anak ketiga dari 12 bersaudara.
Tiga saudara laki-lakinya juga dikenal sebagai ulama besar yang dimakamkan di Tenggarong, Pagatan, dan Taniran. Itu semua diawali pada tahun 1806, dimana Syech H Ahmad dikirim ke Balimau, kampung halaman ibundanya, untuk menyebarkan ilmu agama.
Beliau juga dikenal sebagai seorang mufti di Kesultanan Banjar, melanjutkan peran yang sebelumnya diemban oleh ayahnya. Syech Ahmad memiliki 11 anak yang keturunannya kini tersebar luas di Kalimantan, Sumatera, dan Jawa.
Tausiyah pada acara ini disampaikan oleh TGH. Ahmad Sairazi, Pengasuh Pondok Pesantren Dalam Pagar, Kandangan.
Beliau mengupas tentang pentingnya mencintai para ulama, terlebih tokoh-tokoh besar seperti Datu Balimau yang telah berjasa dalam menyebarkan ilmu agama.
"Di zaman sekarang ini, salah satu amalan yang paling mudah agar kita bisa hidup selamat di dunia dan akhirat adalah salah satunya dengan mencintai ulama," ungkapnya, menekankan bahwa rasa cinta kepada ulama adalah jalan untuk memperoleh keberkahan dan keselamatan.
Acara diakhiri dengan pembacaan tahlil dan do'a bersama yang dipimpin oleh TGH Ahmad Barmawi dari Rantau, Tapin
(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)