Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saifullah | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Audisi Bintang Radio Indonesia 2026 yang digelar LPP RRI Meulaboh resmi dimulai, Sabtu (5/9/2026).
Sebanyak 35 peserta dari tiga kabupaten di wilayah barat-selatan Aceh, yakni Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya, ambil bagian dalam ajang pencarian bakat menyanyi tersebut.
Audisi berlangsung di lapangan depan Kantor Pos Meulaboh, Gampong Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.
Kegiatan tahunan tersebut menjadi kesempatan bagi para talenta muda untuk menunjukkan kemampuan vokal.
Sekaligus bersaing memperebutkan tiket menuju tahapan kompetisi berikutnya.
Kepala LPP RRI Meulaboh, T Haris Fadhillah mengatakan, pihaknya berharap pelaksanaan Bintang Radio tahun ini dapat melahirkan penyanyi muda terbaik dari wilayah Meulaboh dan sekitarnya.
Menurutnya, wilayah Bumi Teuku Umar memiliki banyak potensi di bidang seni dan tarik suara yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang.
“Insya Allah saya berharap, pelaksanaan Bintang Radio di LPP RRI Meulaboh tahun ini akan ada di antara kita yang berprestasi mewakili Bumi Teuku Umar. Orang Meulaboh punya potensi,” ujar T Haris.
Ia berharap, nantinya ada peserta asal Meulaboh yang mampu melanjutkan perjuangan ke Banda Aceh hingga mewakili Aceh pada ajang Bintang Radio tingkat nasional.
Baca juga: Titiek Puspa, Awali Karier dari Kontes Bintang Radio hingga Luncurkan Album Solo
T Haris juga mengingatkan para peserta agar tidak minder selama mengikuti proses audisi.
Ia meminta seluruh peserta tampil percaya diri dan mengeluarkan kemampuan terbaik di hadapan dewan juri.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Bintang Radio RRI Meulaboh 2026, Agustina menjelaskan, Bintang Radio merupakan agenda tahunan RRI yang digelar secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.
Pelaksanaan kompetisi tahun ini mengacu pada petunjuk teknis yang ditetapkan RRI Pusat.
Agustina menyebutkan, audisi di RRI Meulaboh dilaksanakan dengan sistem satu kali putaran.
Dari seluruh peserta yang mengikuti tahapan tersebut, akan ditentukan 10 peserta terbaik.
Sepuluh peserta tersebut terdiri atas lima peserta putra dan lima peserta putri.
Para peserta akan dinilai berdasarkan kemampuan vokal dan penampilan mereka selama mengikuti audisi.
Penilaian dilakukan melalui dua mekanisme, yakni 70 persen berasal dari dewan juri dan 30 persen melalui sistem penilaian secara nasional.
Agustina memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tidak hanya berorientasi pada hasil akhir kompetisi.
“Panggung ini adalah milik kalian. Tunjukkan karakter vokal terbaik, menyanyi dengan jiwa dan nikmati setiap detiknya,” tukas Agustina.
“Juara itu penting, tetapi keberanian kalian untuk berdiri di panggung ini sudah membuktikan bahwa kalian adalah seorang bintang,” katanya.
Setelah seremoni pembukaan, seluruh peserta mengikuti rangkaian audisi hingga sore hari.
Baca juga: T Haris Fadilah Resmi Jabat Kepala RRI Meulaboh, Sertijab di Jakarta
Mereka tampil secara bergantian di hadapan juri untuk menunjukkan karakter suara, teknik vokal, serta kemampuan membawakan lagu.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi penyanyi muda dari Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya untuk mendapatkan pengalaman tampil di hadapan publik.
Para peserta yang nantinya terpilih diharapkan mampu melanjutkan perjalanan ke tahapan berikutnya dan membawa nama RRI Meulaboh serta Aceh di tingkat yang lebih tinggi.
Selain audisi Bintang Radio, pelaksanaan kegiatan turut diramaikan RRI Fest 2026.
Sejumlah kegiatan pendukung digelar untuk memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus mendorong pelaku usaha lokal.
RRI Fest 2026 menghadirkan bazar UMKM, pertunjukan musik dan seni, serta berbagai kegiatan hiburan lainnya.
Rangkaian acara juga akan dimeriahkan penampilan para juara Bintang Radio RRI Meulaboh sebagai bagian dari puncak kegiatan.
Dengan digelarnya Bintang Radio 2026 tersebut, RRI Meulaboh kembali membuka ruang bagi generasi muda di wilayah Barat Selatan Aceh untuk mengembangkan bakat dan menunjukkan kemampuan mereka di bidang tarik suara.(*)