Polisi Penjinak Bom Tewas di Apartemen Dua Pekan sebelum Hari Pernikahan
Mareza Sutan AJ September 05, 2026 11:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang anggota kepolisian dari unit penjinak bom atau Explosive Ordnance Disposal (EOD) ditemukan meninggal dunia akibat luka tembak di sebuah apartemen dinas kepolisian di kawasan Lat Yao, Distrik Chatuchak, Bangkok, Thailand.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar dua minggu sebelum korban dijadwalkan menikah dengan kekasihnya.

Dikutip dari Sanook, Sabtu (5/9/2026), kejadian itu dilaporkan sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

Polisi menerima laporan mengenai seorang pria yang mengalami luka tembak hingga meninggal dunia di dalam kompleks apartemen kepolisian.

Petugas dari bagian penyidikan Polsek Phahon Yothin kemudian mendatangi lokasi bersama tim forensik, dokter Rumah Sakit Polisi, serta relawan Yayasan Poh Teck Tung.

Lokasi kejadian berada di apartemen polisi pusat Lat Yao.

Bangunan tersebut terdiri dari lima lantai dan digunakan sebagai tempat tinggal anggota kepolisian.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban di lantai dua, tepatnya di kamar nomor 8/20.

Korban diketahui bernama Sersan Polisi Thanawin Noikamnerd, 39 tahun.

Ia merupakan anggota regu yang bertugas di unit pengamanan dan penanganan bahan peledak atau EOD.

Dari pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi terlentang di tengah kamar dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaus polo lengan pendek berwarna hijau dan celana panjang biru.

Petugas menemukan luka tembak pada bagian pelipis kiri yang menembus hingga sisi kanan kepala korban.

Di dekat tangan kiri korban, polisi juga menemukan sebuah pistol dengan magasin berukuran 9 milimeter.

Tim medis dari Pusat Erawan kemudian melakukan CPR atau resusitasi jantung paru sebagai upaya menyelamatkan korban.

Namun, setelah mendapatkan pertolongan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Korban Diduga Alami Stres dan Depresi

Hasil penyelidikan awal menunjukkan korban sebelumnya mengalami tekanan psikologis berupa stres dan depresi.

Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan persoalan keluarga dan telah berlangsung sekitar dua bulan sebelum kejadian.

Mengetahui kondisi tersebut, pimpinan kepolisian sebelumnya telah memindahkan tugas korban dari pekerjaan lapangan ke bagian administrasi.

Pemindahan itu dilakukan untuk mengurangi tekanan pekerjaan sekaligus memberikan kesempatan kepada korban menjalani proses pemulihan.

Di tengah persoalan pribadi yang dihadapinya, korban sebenarnya tengah mempersiapkan rencana pernikahan.

Thanawin dijadwalkan menikah dengan kekasihnya dalam waktu sekitar dua minggu.

Namun, sebelum rencana tersebut terlaksana, korban ditemukan meninggal dunia akibat luka tembak.

Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Kepolisian Thailand masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi diperiksa.

Polisi juga meminta keterangan dari keluarga korban untuk mengetahui kondisi korban sebelum meninggal dunia.

Setelah pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah korban akan dibawa ke bagian forensik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Selanjutnya, jenazah akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan tata cara keagamaan.

Kepolisian memastikan penyelidikan tetap dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku untuk mengungkap seluruh fakta di balik meninggalnya anggota unit EOD tersebut.

 

 

Baca juga: Polri Tangani 169 Kasus Karhutla Termasuk di Jambi, Tersangka Didominasi Perorangan

Baca juga: Daftar 3 Calon Dewan Pengawas Perumda Tirta Merangin yang Dinyatakan Kompeten

Baca juga: Daftar 5 JPT Pratama Pemkot Sungai Penuh yang Terbuka pada Lelang Jabatan 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.