TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Kualitas udara di Kabupaten Siak masih berada pada level yang perlu diwaspadai. Data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak, Minggu (6/9/2026) menunjukkan mayoritas wilayah berada pada kategori tidak sehat.
Bahkan, Kecamatan Kandis mencatat angka tertinggi. ISPU di Kandis mencapai 226 dan masuk kategori sangat tidak sehat.
Kondisi ini menjadikan Kandis sebagai satu-satunya kecamatan di Siak yang berada pada kategori tersebut berdasarkan pembaruan ISPU.
Kepala Dinas Kominfo Siak Rozi Chandra mengatakan masyarakat perlu memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas. Terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan.
“Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” ujar Rozi.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan. Aktivitas dapat dialihkan ke dalam ruangan untuk mengurangi paparan udara yang tercemar.
Rozi juga mengingatkan kondisi kualitas udara dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat diminta terus mengikuti informasi terbaru terkait ISPU.
“Jaga diri, jaga kesehatan. Jangan tunggu udara memburuk baru bertindak,” katanya.
Baca juga: Riau Masih Dikepung Titik Panas, 292 Hotspot Terdeteksi hingga Minggu Pagi
Berdasarkan data yang dirilis Diskominfo Siak, ISPU tersebut diolah dari dua sumber, yakni ispu.kemenlh.go.id dan weather.com.
Berikut daftar ISPU 14 kecamatan di Kabupaten Siak :
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya aktivitas fisik berat.
Penggunaan masker saat berada di luar ruangan juga dianjurkan.
Masyarakat juga diminta menjaga kondisi kesehatan dan membatasi paparan udara luar ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.
(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)