Daftar Kereta Api Tambahan dari Surabaya dan Malang ke Jakarta, Respon KAI saat Penerbangan Lumpuh
Dyan Rekohadi September 06, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengoperasikan satu kereta api tambahan serta menambah kapasitas dua kereta reguler menuju Jakarta pada Minggu (6/9/2026) guna mengakomodasi lonjakan penumpang akibat pembatalan penerbangan imbas erupsi Anak Gunung Krakatau.

Langkah responsif ini diambil PT KAI untuk memberikan kepastian moda transportasi darat yang aman bagi masyarakat yang terdampak gangguan jadwal penerbangan udara.

Penyesuaian operasional tersebut difokuskan pada keberangkatan armada dari Stasiun Malang dan Stasiun Surabaya Pasarturi menuju sejumlah stasiun di Jakarta.

Baca juga: Erupsi Anak Krakatau Lumpuhkan Penerbangan, Penumpang Juanda Surabaya Beralih ke Kereta

 

Operasionalkan KA Gajayana Tambahan

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa penambahan rangkaian ini ditujukan untuk merespons tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat secara mendadak.

Salah satu langkah konkrit yang diambil adalah pemberangkatan perjalanan ekstra untuk relasi dari Malang menuju ibu kota.

"Kami operasikan KA Gajayana tambahan relasi Stasiun Malang–Stasiun Gambir, berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB," kata Mahendro.

 

Tambah Gerbong KA Anggrek dan Gumarang

Selain mengoperasikan kereta tambahan dari Malang, KAI Daop 8 Surabaya juga memaksimalkan kapasitas angkut dua kereta utama dari Stasiun Surabaya Pasarturi.

Kereta Api Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir mendapat tambahan satu armada kereta kelas eksekutif.

"Kami menambah satu kereta kelas eksekutif, semula KA Anggrek membawa 8 kereta kelas eksekutif menjadi 9 kereta kelas eksekutif pada hari ini," jelas Mahendro.

Sementara itu, KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi–Pasarsenen mendapatkan tambahan dua gerbong kelas ekonomi New Generation.

Rangkaian KA Gumarang yang semula membawa 4 kereta eksekutif dan 5 kereta ekonomi New Generation kini ditingkatkan menjadi 4 kereta eksekutif dan 7 kereta ekonomi New Generation.

Mahendro menegaskan bahwa seluruh langkah ini merupakan komitmen KAI dalam menyediakan solusi transportasi terintegrasi di tengah kondisi darurat.

“Sebagai bentuk respons terhadap kondisi yang terjadi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, KAI Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian layanan," katanya.

Baca juga: Penerbangan Juanda Terganggu, Stasiun Gubeng dan Pasar Turi Kebanjiran Penumpang

 

Imbauan Masker bagi Penumpang

Pihak manajemen KAI Daop 8 Surabaya terus memantau perkembangan situasi terkini di lapangan serta berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait.

Evaluasi terhadap operasional perjalanan kereta api akan terus dilakukan secara berkala sesuai dengan dinamika dampak erupsi di lapangan.

Selain menjamin kelancaran perjalanan, KAI turut memberikan imbauan keselamatan dan kesehatan khusus bagi seluruh calon penumpang.

Para pengguna jasa kereta api disarankan untuk selalu mengenakan masker guna menghindari dampak buruk abu vulkanik.

Langkah preventif ini penting dilakukan untuk melindungi kesehatan saluran pernapasan para penumpang dari paparan debu di lingkungan stasiun maupun selama di perjalanan.

KAI memastikan bahwa aspek keselamatan operasional tetap menjadi prioritas tertinggi dalam penyesuaian layanan perjalanan ini.

Baca juga: Bandara Soetta Ditutup, Penerbangan Banyuwangi-Jakarta Dibatalkan, Penumpang Bisa Refund

 

Daftar tambahan Kereta Api (KA) dan penyesuaian relasi  :

KA Gajayana Tambahan

Relasi: Stasiun Malang – Stasiun Gambir (PP)
Jadwal Keberangkatan: Pukul 20.15 WIB dari Stasiun Malang

KA Anggrek

Relasi: Stasiun Surabaya Pasarturi – Stasiun Gambir
Penyesuaian Kapasitas: Penambahan 1 gerbong kelas eksekutif (total dari 8 menjadi 9 kereta kelas eksekutif)

 

KA Gumarang

Relasi: Stasiun Surabaya Pasarturi – Stasiun Pasarsenen
Penyesuaian Kapasitas: Penambahan 2 gerbong kelas ekonomi New Generation (total dari 4 eksekutif + 5 ekonomi New Generation menjadi 4 eksekutif + 7 ekonomi New Generation)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.