TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia pada periode awal hingga pertengahan September 2026.
Peringatan tersebut berkaitan dengan fenomena Fase Perigee pada 7 September 2026 dan Fase Bulan Baru pada 11 September 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum air laut.
Berdasarkan pemantauan data water level dan prediksi pasang surut, kondisi tersebut dapat memicu banjir pesisir di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG menyebut potensi banjir rob dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat di kawasan pesisir dan pelabuhan.
Aktivitas yang berpotensi terdampak antara lain kegiatan bongkar muat di pelabuhan, aktivitas permukiman pesisir, tambak garam, serta perikanan darat.
Dalam daftar wilayah yang dikeluarkan Direktorat Meteorologi Maritim BMKG, Sulawesi Utara tidak termasuk wilayah yang disebut berpotensi mengalami banjir pesisir atau rob pada periode peringatan ini.
Daftar wilayah yang tercantum meliputi pesisir Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Maluku.
Dengan demikian, berdasarkan rilis khusus banjir rob BMKG tersebut, wilayah pesisir Sulawesi Utara termasuk Kota Manado dan Kota Bitung tidak disebut sebagai wilayah yang berpotensi terdampak rob.
Meski demikian, kondisi cuaca di Sulawesi Utara tetap perlu diperhatikan.
Dalam informasi potensi cuaca ekstrem BMKG untuk periode 6–8 September 2026, Sulawesi Utara tercatat sebagai salah satu provinsi yang perlu mewaspadai angin kencang.
Artinya, masyarakat pesisir Sulawesi Utara tidak perlu mengaitkan secara langsung peringatan banjir rob tersebut dengan kondisi di daerahnya, tetapi tetap perlu mengikuti perkembangan informasi cuaca dan kelautan terbaru dari BMKG.
Daftar Wilayah yang Berpotensi Mengalami Banjir Rob
Berikut wilayah dan periode potensi banjir pesisir yang tercantum dalam rilis BMKG:
Aceh
Sumatera Utara
Riau
Kepulauan Riau
Sumatera Barat
Jambi
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Utara
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Selamanya Kini dan Nanti - Rony Parulian - Kunci D
Baca juga: Gempa Terkini di Labuan Bajo NTT Siang Ini Senin 7 September 2026, Berikut Info BMKG
Kalimantan Barat
Maluku
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang masuk dalam daftar potensi banjir pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kenaikan muka air laut maksimum.
Masyarakat juga diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim yang dikeluarkan BMKG serta menghubungi kantor BMKG terdekat apabila membutuhkan informasi lebih lanjut.
BMKG juga memprakirakan kondisi perairan Utara Sulawesi Utara pada 6–9 September 2026, dengan tinggi gelombang dalam informasi yang tersedia berada pada kategori rendah sekitar 0,6–0,9 meter pada sejumlah periode pengamatan.
Karena itu, masyarakat pesisir Sulawesi Utara tetap disarankan memantau informasi resmi BMKG, terutama apabila melakukan aktivitas di laut, pelabuhan, maupun kawasan pesisir.(*)