Jenal Mutaqin Lempar Helm ke Warga yang Kencing di Alun-Alun Kota Bogor : Kebiasaan Kayak Binatang
Ardhi Sanjaya September 07, 2026 01:04 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin melempar warga yang buang air kecil sembarangan di Alun-alun pakai helm. Jenal bahkan menepis dan menolak permintaan maaf warga tersebut.

Alun-alun Kota Bogor belakangan jadi perbincangan karena aroma yang tidak sedap.

Banyak warga mengeluhkan bau pesing menyengat di Alun-alun Kota Bogor.

Alun-Alun Kota Bogor adalah ruang publik terbuka hijau seluas 1,7 hektare yang terletak di Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, tepat di sebelah Stasiun Bogor. 

Alun-alun Kota Bogor dibangun di atas lahan seluas 1,7 hektare yang berlokasi di Jalan Kapten Muslihat, bersebelahan dengan Stasiun Bogor. 

Dibangun dengan anggaran mencapai Rp 15 miliar dari dana bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, alun-alun Kota Bogor memiliki desain yang modern mirip konsep ruang terbuka di negara Eropa serta dilengkapi sederet fasilitas seperti area olahraga dan tempat bermain.

Namun kini di bawah kepemimpinan Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin, kondisi Alun-alun menjadi amburadul.

Banyak pedagang kaki lima (PKL), parkir tak berarutan, dan terbaru bau pesing.

Saat sedang melakukan penyemprotan air untuk membersihkan abu vulkani Gunung Anak Krakatau, Jenal Mutaqin justru menemukan sumber bau pesing tersebut.

"Nih kencing di sini. Tuh, tuh kencing, kencing bukan ?" kata Jenal saat berdiri di depan Alun-alun.

Ia langsung mendatangi seorang pria yang sedang buang air kecil.

Bahkan Jenal Mutaqin melempar pria itu menggunakan helm yang dia pakai.

"Woy. Ente baru kemarin sama saya dibersihkan," kata JM dengan nada tinggi menggunakan bahasa Sunda kasar.

Pria itu berusaha meminta maaf dengan mengulurkan tangan, tapi langsung ditepis Jenal.

Baca juga: Damkar Kota Bogor Semprot Air di Pajajaran Sampai Surken, Bantu Kurangi Dampak Abu Vulkanik

"Maaf, maaf, hampura naon ?" katanya.

"Kebiasaan kamu kayak binatang. Itu toilet ada di sana," kata Jenal.

"Iya siap-siap," timpal pria yang buang air sembarangan.

Jenal Mutaqin langsung memanggil pria tersebut untuk diminta memperlihatkan kartu identias.

"Sini dulu, sini dulu. Lihat KTP. Malu-maluin kamu. Kamu manusia bukan ?" kata Jenal.

Ia merasa tak terima karena berulang kali melakukan kegiatan bersih-bersih di Alun-alun Kota Bogor.

"Saya baru kemarin nyemprot di sini, baru kemarin viral," katanya.

Baca juga: Tips Lindungi AC Mobil dari Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Jangan Lupa Aktifkan Mode Ini

Si pria yang buang air kecil sempat protes karena direkam.

Namun Jenal menganggap bahwa hal itu merupakan sanksi sosial.

"Jangan, jangan di (rekam)," katanya.

"Gak apa-apa, sanksi sosial dia," kata Jenal.

Jenal Mutaqin menyebut bahwa pria itu merupakan pelaku yang membuat Alun-alun Kota Bogor bau pesing.

"Pak camat, warga pak Camat. Ini pelakunya kencing sembarangan nih. Berapa kali di sini buang air ?" katanya.

"Baru ini," akunya.

"Gak mungkin," timpal Jenal Mutaqin.

JM dan jajaran pemerintah memang beberapa kali menggelar kegiatan di Alun-alun.

Ia tak mengira bahwa semua kegiatan tersebut tidak berdampak apapun bagi warga.

"Ente tahu gak waktu ada Wakil Wali Kota, ada Sekda, masih berani juga kencing. Lihat atuh saya kan ini nyemprot Bogor, banyak debu, buat warga juga. Itu toilet ada saya sediakan gratis," katanya.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat dijumpai di Balai Kota Bogor pada Rabu (19/8/2026).
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat dijumpai di Balai Kota Bogor pada Rabu (19/8/2026). (TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat)

Selain itu Jenal Mutaqin menyalahkan Park Ranger yang dinilai kecolongan.

"Park ranger tugas malam berarti kan menjaga ini ya, ini buktinya ada nih satu orang. Kalau gak terlalu efektif malam udah gak usah ada yang jaga satu, dua aja gitu kan jangan kebanyakan. tapi faktanya masih kecolongan," katanya.

Atas perbuatannya, pria tersebut dikenakan sanksi menyiram air untuk membersihkan abu vulkanik.

"Kita mah jaga kota ini biar rapi, biar bersih, ini kemarin viral bau pesing ini pelakunya. Kita cek sanksinya. Sementara dia suruh semprot dulu," katanya.

Melansir dari Wikipedia, Jenal Mutaqin, S.H. lahir 17 Juli 1985.

Ia adalah politikus Partai Gerakan Indonesia Raya yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor masa jabatan 2025–2030 berpasangan dengan Wali Kota Dedie Abdu Rachim.

Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

Jenal memulai pendidikan di SDN Bangka Kota Bogor pada 1992 dan lulus pada 1998.

Ia melanjutkan ke SMP Negeri 3 Kota Bogor, lulus pada 2001, dan kemudian ke SMK Pelayaran Makaraya Bogor, yang fokus pada bidang pelayaran, lulus pada 2004.

Pada 2017, dia melanjutkan studi di STIH Dharma Andhiga Bogor untuk memperdalam pengetahuan di bidang hukum.

Setelah lulus SMK, Jenal bekerja sebagai pramuniaga di Ada Swalayan dari 2004 hingga 2006 dan sebagai petugas keamanan (Security) di sebuah restoran bernama Gili-gili dari 2006 hingga 2009.

Pada 2009, dia terjun ke dunia politik dan menjadi anggota DPRD Kota Bogor hingga 2014.

Ia kembali menjabat dari 2014 hingga 2019 dan kemudian dipercaya sebagai Wakil ketua DPRD Kota Bogor dari 2019 hingga 2024.

Total Jenal telah menjabat anggota DPRD Kota Bogor sebanyak 3 periode berturut-turut.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.